MENU

Massa Poktan Tanjung Leban Tolak Kehadiran KSO Ditunjuk PT. Agrinas Palma Nusantara

3 menit membaca View : 18
Admin
Berita - 28 Jul 2026

A1news.co.id|Bengkalis – Ratusan massa yang bergabung pada Kelompok Tani Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis Senin (27/07/2026).

 

sepakat menolak kehadiran PT. Pratama Kencana Utama Dumai yang ditunjuk PT. Agrinas Palma Nusantara (Persero) terkait pengelolaan kebun sawit yang di KSO kan. Luas kebun sawit yang di KSO kan konon katanya sitaan Satgas PKH diperkirakan 1500 hektare.

 

PT. Pratama Kencana Utama yang ditunjuk PT. Agrinas Palma Nusantara (Persero) disebut sebut bergerak dibidang konstruksi, dan bukan bergerak dibidang perkebunan khususnya kelapa sawit.

 

Terkesan bahwa PT. Agrinas Palma Nusantara memprioritaskan perusahaan yang bukan bidangnya. Dan jika dipaksakan dikelola KSO kebun kelapa sawit yang di KSO kan bukannya lebih baik, malah bisa hancur.

 

Demikian informasi ini dibagikan salah seorang petani Jl.Parit Purba. diselasela kekisruhan antara masyarakat kelompok tani dengan oknum bawaan PT. Pratama Kencana Utama.

 

PT. Pratama Kencana Utama alamat Jl.Gunung Selamat Kelurahan Bumi Ayu untuk menguasai kebun kelapa sawit kelompok tani Tanjung Leban Jl.Parit Purba RT-04 RW-02 Dusun Bakti Desa Tanjung Leban Bandar Laksamana Bengkalis dalam dua pekan Juli 2026.

 

Sudah untuk kali kedua penguasaan kebun sawit berdasarkan surat penugasan sementara dari PT. Agrinas Palma Nusantara Nomor : 28/AST/DOP/X/APN/VII/2026 tanggal 16 Juli 2026 pertama tanggal 21 Juli 2026 dan yang kedua kalinya tanggal 27/07/2026.

 

Namun ketika melaksanakan Surat Tugas tersebut spontan mendapat perlawanan dari masyarakat kelompok tani Tanjung Leban.

 

Bahwa dalam pelaksanaan penugasan. PT.Pratama Kencana Utama berkewajiban, diantaranya. “melaksanakan tugas secara professional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku, dan ditugaskan untuk melakukan pekerjaan pemanenan dan pengangkutan TBS”, surat tugas diberikan berlaku sejak tanggal ditetapkan artinya bahwa surat tugas tersebut tanpa batas.

 

Berdasarkan sumber yang layak dipercaya bahwa PT. Pratama Kencana Utama merekrut puluhan orang untuk melakukan penguasaan kebun sawit, justru yang terjadi dilapangan orang bawaan PT. Pratama Kencana Utama bentrok dengan masyarakat kelompok tani, salah seorang anggota masyarakat kena bogem.

 

Apakah ini yang disebut dalam penugasaan PT. Agrinas Palma Nusantara professional, “jauh panggang dari api”.

 

Masyarakat kelompok tani keberatan atas peristiwa pemukulan tersebut dan akan melaporkan ke Kementerian Pertahanan RI selaku ketua pengarah Satgas PKH.ucap salah seorang petani diselah selah peristiwa 27/7/2026.

 

Dikabarkan perkelahian terjadi akibat adanya aksi perlawanan dari masyarakat kelompok tani terhadap orang yang direkrut perusahaan KSO yang ditunjuk PT. Agrinas Palma Nusantara (Persero) yang mengambil alih hak kelola diduga secara paksa diatas kebun sawit yang telah terpasang plang Satgas PKH berdasarkan Kepres Nomor : 5 Tahun 2025 Tentang Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

 

Ratusan anggota kelompok tani menuntut PT. Agrinas Palma Nusantara (Persro) agar membatalkan KSO tersebut, Pengelolaan kebun sawit dilakukan oleh kelompok tani Tanjung Leban bukan perusahaan dari luar Bengkalis yang ditunjuk PT. Agrinas Palma Nusantara. “yang belum berpengalaman dibidang perkebunan kelapa sawit”.

 

Keterangan yang dihimpun awak media ini menyebutkan bahwa PT.Agrinas Palma Nusantara (Persero) datang kelokasi kebun sawit kelompok tani mirip dengan tindakan “preman” membawa puluhan oknum diduga preman dari Pekanbaru yang dikontrak PT.Permata Kencana Utama Dumai.

 

Kehadiran puluhan oknum diduga preman terikat kontrak“ sehingga segala carapun dilakukan untuk menguasai lahan kebun sawit Jl.Parit Purba.

 

Jika dibiarkan penguasaan secara paksa tidak tertutup kemungkinan akan mengambil korban yang lebih parah. oleh sebab itu peranan Aparat Keamanan setempat memantau dilapangan, sebab ketika peristiwa itu terjadi tidak ada satupun aparat keamanan dilokasi tersebut mestinya PT. Agrinas.(M. Rizal)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS