
A1news.co.id|Takengon – Pengurus Forum Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tengah periode 2026–2031 resmi dilantik sekaligus menggelar Rapat Kerja di Gedung Olah Seni (GOS) Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan, keamanan, dan mendukung pembangunan daerah.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Ketua PETA Provinsi Aceh Ir. Tagore Abubakar, Penasehat PETA Provinsi Aceh Ir. Syukur Kobath, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., Wakil Bupati Aceh Tengah Muksin Hasan, M.SP., Dandim 0106/Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Kajari Aceh Tengah, Karutan Takengon, Kesbangpol Aceh Tengah, Ketua PETA Bener Meriah, Ketua PETA Aceh Tengah Helmia beserta seluruh jajaran pengurus.
Usai pelantikan, Ketua PETA Provinsi Aceh, Ir. Tagore Abubakar, menegaskan bahwa organisasi PETA memiliki orientasi untuk membangun semangat nasionalisme dan menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan bangsa.
“Yang pertama kami arahkan adalah mencintai negeri, mencintai pemerintah, kemudian menjadi garda terdepan dalam membangun daerah dan negara.
Kami juga ingin membangun wawasan serta mendorong penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Tagore.
Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar senantiasa menjaga kondusivitas daerah dan tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan kelompok tertentu yang dapat memecah belah persatuan.
“Jangan ada kegaduhan yang dapat merugikan masyarakat. PETA harus hadir sebagai organisasi yang menjaga persatuan dan ketertiban,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tagore menyebut pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini.
“Potensi gangguan tentu masih ada. Karena itu kami melakukan antisipasi sejak awal. Anggota-anggota PETA merupakan orang-orang yang telah teruji dan memiliki pengalaman.
Mereka akan menjadi contoh sekaligus membina generasi berikutnya agar memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan dan rapat kerja PETA Kabupaten Aceh Tengah.
Ia berharap organisasi tersebut mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Ketua PETA Kabupaten Aceh Tengah yang baru dilantik, Helmia, dalam pidatonya mengajak seluruh pengurus untuk meninggalkan perbedaan dan perpecahan yang pernah terjadi serta membangun semangat baru dalam organisasi.
“Pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi kita untuk membuka pikiran, menuangkan seluruh potensi, serta mengabdikan diri demi bangsa dan negara.
Mari kita tinggalkan segala bentuk perpecahan dan kembali bersatu dalam semangat Merah Putih demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Helmia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terbentuknya kepengurusan baru dan mengajak seluruh anggota PETA untuk bekerja secara solid, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Tengah.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh Ketua PETA Kecamatan se-Kabupaten Aceh Tengah.
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Ketua PETA Kabupaten Aceh Tengah, Helmia, sebagai simbol dimulainya kepengurusan di tingkat kecamatan untuk periode 2026–2031.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, PETA Kabupaten Aceh Tengah diharapkan mampu menjadi organisasi yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya masyarakat yang maju, aman, dan sejahtera.(*)

Tidak ada komentar