Ditengah Deru Angin dan Hujan, BPBD Langsa Berpacu dengan Waktu Selamatkan Rumah Warga

Kota Langsa – Langit Kota Langsa mendadak menggelap pada Selasa (30/6/2026) sore. Hujan turun semakin deras, sementara embusan angin kencang memaksa pepohonan di sepanjang jalan bergoyang hebat.

Di tengah cuaca yang kian tak bersahabat, sebuah pohon besar di Jalan Medan–Banda Aceh, Gampong Lhok Bani, Kecamatan Langsa Barat, akhirnya tak lagi mampu bertahan.

Dengan suara keras, batang pohon itu roboh, menimpa sebuah rumah warga dan kabel listrik. Dalam hitungan detik, jalur utama penghubung Kota Langsa dengan wilayah lainnya lumpuh.

Kendaraan terhenti, sementara warga yang berada di sekitar lokasi hanya bisa menyaksikan peristiwa itu dengan rasa cemas.

Laporan kejadian diterima BPBD dan Damkar Kota Langsa sekitar pukul 17.14 WIB. Tanpa menunggu lama, sirene kendaraan petugas memecah suara hujan.

Tim bergerak cepat menuju lokasi, membawa harapan bahwa akses jalan segera pulih dan keselamatan warga dapat dipastikan.

Sesampainya di lokasi, personel langsung membagi tugas. Sebagian mengamankan area agar tidak membahayakan pengguna jalan, sementara yang lain menghidupkan dua unit mesin chainsaw untuk memotong batang pohon yang melintang.

Di tengah hujan yang belum reda, suara gergaji mesin berpadu dengan gemuruh angin, menjadi penanda berpacu dengan waktu.

Evakuasi bukan pekerjaan mudah. Selain menimpa rumah warga, pohon juga menyangkut pada kabel listrik sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Namun berkat koordinasi yang baik antara BPBD/Damkar, personel TNI-Polri, dan warga sekitar, proses pembersihan berlangsung cepat dan tertib.

Kurang dari satu jam, tepat pada pukul 18.07 WIB, batang pohon berhasil disingkirkan. Kendaraan yang sempat mengular perlahan kembali bergerak, sementara aktivitas masyarakat berangsur normal.

Di balik wajah-wajah yang basah oleh hujan dan peluh, para petugas memastikan tak ada lagi potensi bahaya yang mengancam sebelum meninggalkan lokasi.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, dr. Muhammad Yusuf Akbar, MKM, menegaskan bahwa kecepatan respons menjadi bagian penting dalam melindungi keselamatan masyarakat.

“Pemerintah Kota Langsa terus bergerak cepat dalam penanganan darurat demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Kerugian material akibat kejadian tersebut masih dalam pendataan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Di balik peristiwa pohon tumbang tersebut, terselip pesan penting bagi seluruh masyarakat. Cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi menjadi pengingat bahwa kewaspadaan tidak boleh lengah.

Pohon-pohon tua di sekitar permukiman dan jalan raya perlu mendapat perhatian agar tidak berubah menjadi ancaman ketika hujan deras disertai angin kencang melanda.

BPBD Kota Langsa juga mengimbau masyarakat agar menghindari berteduh di bawah pohon, baliho, maupun papan reklame saat cuaca buruk.

Apabila terjadi bencana atau ditemukan satwa liar yang membahayakan keselamatan warga, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center BPBD/Damkar Kota Langsa yang siaga selama 24 jam di nomor (0641) 20113.

Bagi para petugas, hujan deras bukan alasan untuk berhenti bertugas. Di setiap panggilan darurat, mereka hadir membawa satu tujuan yang sama: memastikan masyarakat tetap aman. Semangat “Tanggap, Tangkas, Tangguh” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen yang terus diwujudkan dalam setiap aksi kemanusiaan di lapangan.

BPBD Kota Langsa Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang Timpa Warung Kelontong 

Kota Langsa – Hujan terus mengguyur dari langit Kota Langsa mulai hari sabtu hingga hingga kini tak kunjung berhenti, sebuah warung kelontong pun mengalami musibah pohon besar tumbang menimpa bibir teras bangunan.

Personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa gerak cepat untuk evakuasi pohon tumbang yang menimpa warung kelontong dan badan jalan di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Alue Dua Bakaran Batee, Kecamatan Langsa Baro, Selasa (25/11/2025) pagi hari.

Kepala pelaksana BPBD Kota Langsa. Nursal Saputra, SSTP, MAP, menjelaskan, bahwa pada pukul 07:42 wib petugas menerima laporan warga melalui via telepon adanya pohon tumbang yang menutupi badan jalan dan menimpa teras warung.

“Petugas piket BPBD langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” ucapnya

Sejenak lalu lintas pun sempat macet kurang lebih sepanjang satu kilometer, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.

“Adapun pemilik usaha warung kelontong Amri Yus (67),” terangnya. Petugas BPBD melakukan evakuasi pohon dengan menggunakan alat chainsaw, tali tambang, serta alat seadanya dan dibantu oleh TNI-POLRI dan warga setempat.

“Puing-puing pohon berhasil dievakuasi pukul 08:40 wib dan petugas kembali ke pos masing-masing,” pungkasnya.

Diketahui, bahwa di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Alue Merbau, Kecamatan Langsa Timur, terjadi juga pohon hampir tumbang yang menjorok ke atas badan jalan.

Tampak air meluap memasuki pemukiman warga di sejumlah titik di beberapa Gampong dalam wilayah Kota Langsa, masyarakat diharapkan berhati-hati dan antisipasi karena cuaca tidak bersahabat.

Dua Unit Bangunan Ludes Terbakar di Kota Langsa

Kota Langsa – Dua unit bangunan terdiri dari warung kelontong dan rumah ludes terbakar di Jalan Prof Majid Ibrahim, Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat, Minggu (23/11/2025).

Adapun pemilik warung kelontong yaitu; Nurlailawati (50), jenis konstruksi permanen, tingkat kerusakan rusak berat, terdapat 1 KK terdiri 6 jiwa.

Selanjutnya pemilik rumah atas nama M Thaib (55), jenis konstruksi permanen, tingkat kerusakan rusak ringan, terdapat 1 KK terdiri 4 jiwa.

Kabid Damkar BPBD Kota Langsa, Marjoni, menjelaskan, pada pukul 05:00 Wib petugas piket pemadam BPBD menerima laporan dari warga melalui nomor emergency tentang adanya kebakaran.

“Petugas pun langsung menuju ke lokasi, sesampai di lokasi api mulai membesar dan menghanguskan sebagian dari warung. Beruntung petugas sigap dan cepat sampai ke lokasi,” ucapnya.

BPBD Kota Langsa menurunkan 3 unit armada, 2 unit pemadam api dan 1 unit tangki suplai air.

“Petugas segera melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas,” terangnya.

Api pun berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif hingga pukul 06:00 Wib, dan Petugas pemadam BPBD Kota Langsa kembali ke pos masing-masing, pungkasnya.

Satu Unit Rumah Hangus Terbakar di Langsa

Kota Langsa – Satu unit rumah milik Khalid Afan (69), di Dusun Rahmat, Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur hangus terbakar, Senin (21/07/2025).

Kabid Damkar BPBD Kota Langsa, Marjoni, menjelaskan kronologis, pukul 14.15 wib petugas piket menerima laporan dari warga tentang adanya kebakaran.

“Petugas langsung menuju ke lokasi, setiba di lokasi api mulai membesar dan menghanguskan rumah,” jelas Marjoni.

Dampak dari kebakaran menghanguskan semua isi rumah dan mengalami kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta.

“Pihaknya menurunkan tiga unit armada, terdiri dua unit armada pemadam dan 1 unit tangki air, petugas melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas,” jelasnya.

Api berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif pada pukul 15.00 wib, petugas BPBD Damkar kota langsa kembali ke pos masing-masing, ungkap Marjoni.

Kandang Kambing Terbakar, Api Nyaris Nyambar Rumah

Kota Langsa – Kejadian kebakaran sebuah kandang kambing, api pun nyaris nyambar rumah pemiliknya, di Lorong TPI, Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat, Selasa (15/07/2025).

Adapun pemilik bernama Hasrul (35), jenis konstruksi kayu dan mengalami rusak ringan.

Kabid Pemadam Kebakaran BPBD Kota Langsa, Marjoni, menjelaskan, pada Pukul 19:10 Wib petugas piket Damkar menerima laporan dari warga melalui nomor emergency tentang adanya kebakaran dan langsung menuju ke lokasi.

Sesampai di lokasi Api Mulai membesar dan menghanguskan sebagian kandang kambing, beruntung petugas piket Damkar BPBD Kota Langsa sigap dan cepat sampai ke lokasi.

“Menurut informasi dari pemilik rumah, bahwa awal mula Ia membakar sampah untuk dibuat pengasapan agar kambing tidak diganggu oleh nyamuk, akan tetapi api mulai membesar dan pemilik kandang kambing panik lalu menelpon Petugas Damkar untuk meminta bantuan,” jelasnya.

Marjoni menambahkan, dampak dari kejadian, sebagian dari bangunan konstruksi hangus terbakar dan kerugian diperkirakan lebih kurang sebesar Rp. 2.000.000.

Upaya dilakukan BPBD menurunkan 2 unit armada, terdiri 1 unit Armada pemadam api dan 1 unit tangki suplai air. Petugas Damkar BPBD Kota Langsa melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas.

Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif pada pukul 19:19 Wib, petugas Damkar BPBD Kota Langsa pun kembali ke pos masing-masing, pungkas Marjoni.

Ruko ATK Terbakar di Langsa

Kota Langsa – Sebuah rumah toko (Ruko) menjual segala alat tulis kantor (ATK) terbakar di Jalan Ahmad Yani, Gampong Teungoh, Rumah Potong, Kecamatan Langsa Kota, Selasa (08/07/2025) sekitar pukul 02.00 Wib.

Kabid Damkar BPBD Kota Langsa, Marjoni, mengatakan, ruko yang terbakar milik Muzakir Hasballah (52), Ruko Permanen.

Marjoni pun menjelaskan kronologis, pukul 02.06 wib petugas piket pemadam dan BPBD Kota Langsa menerima laporan dari warga melalui nomor emergency tentang adanya kebakaran.

“Petugas langsung menuju ke lokasi, api mulai membesar dan menghanguskan alat tulis kantor,” terang Marjoni.

Beruntung petugas piket Damkar sigap dan cepat sampai ke lokasi, dengan menurunkan 3 unit armada, pos timur dan pos barat, 2 unit armada pemadam dan 1 unit tangki suplai air, petugas pemadam BPBD kota langsa segera melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas.

“Api berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif pada pukul 02.36 wib, selanjutnya petugas pemadam BPBD Kota Langsa kembali ke pos masing-masing,” tegasnya.

Sementara penyebab kebakaran menurut informasi dari pemilik ruko bau kabel gosong terbakar konsleting listrik. Sebagian dari isi ruko alat tulis kantor hangus terbakar kerugian masih dalam pendataan, ungkapnya.

Warung Kelontong Tertimpa Pohon Tumbang 

Kota Langsa – Sebuah pohon besar tumbuh di badan Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Bukit Meutuah, Kecamatan Langsa Timur, menimpa sebuah rumah dan menutup badan jalan, Jum’at (13/06/2025).

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, bergerak cepat mengevakuasi batang dan ranting pohon yang menutup jalan sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

Kepala BPBD Kota Langsa Nursal Syahputra, menjelaskan, pukul 14:15 wib, Petugas menerima laporan telah terjadi pohon tumbang menutupi badan jalan.

“Sehingga mengganggu arus laju lalu lintas dan menyebabkan kemacetan panjang selama kurang lebih 30 menit,” ucapnya.

Petugas BPBD kota langsa langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan melakukan pembersihan tumbang akibat telah tentang atau dimakan usia sehingga barangnya mengalami lakukan.

Nursal mengatakan, dampak dari musibah ini merusak sebuah warung kelontong milik Ibrahim (65), mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang tersebut, dampak kerugian mencapai skitar 5 juta rupiah.

Upaya yang dilakukan Petugas BPBD dari unit TRC dan Pusdalops Melakukan Evakuasi atau pembersihan dengan menurunkan 3 unit chainsaw. Turut dibantu TNI/POLRI serta warga setempat, ungkap Nursal Syahputra.

Dalam Hujan BPBD Langsa Evakuasi Pohon Tumbang

Kota Langsa – Guna hindari kemacetan, dalam kondisi cuaca hujan tim piket Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengevakuasi pohon tumbang.

Pohon tumbang menutupi badan jalan Panglima Polem, Gampong Jawa Belakang, Kecamatan Langsa Kota, Jum’at (16/05/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, Nursal Syahputra, menyampaikan, sebuah pohon besar tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang.

“Pukul 11.30 WIB tim piket menerima laporan dari warga ada pohon tumbang yang mengganggu pengguna jalan,” jelasnya.

Selanjutnya Petugas BPBD dari Unit TRC dan Pusdalops melakukan evakuasi pohon tumbang yang mengganggu bagi pengguna jalan walau dalam keadaan hujan.

“Pukul 00:30 WIB petugas telah selesai memindahkan pohon tumbang ke pinggir jalan,” ungkap Nursal Syahputra.

Tingkatkan SPAB, BPBD dan SMAN 1 Langsa Gelar Simulasi Padamkan Api

Kota Langsa – Guna meningkatkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di tingkat pelajar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama SMAN 1 Langsa menggelar pelatihan dan simulasi pemadaman api.

Kegiatan dilaksanakan di Halaman Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Langsa, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Senin (05/05/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Langsa Nursal Saputra, melalui Kabid Damkar saat didampingi Staf Damkar Suryanto dan Aswin Edo, mengatakan, pelatihan dan simulasi pemadaman api ini diikuti 120 siswa dan siswi, serta ikut andil 30 Guru gabung Security SMAN 1 Langsa.

“Sebelum melakukan praktek kebencanaan memadamkan kobaran api dengan menggunakan goni kain, para peserta didik diberikan materi teknik pemadaman api di Aula setempat,” jelas Marjoni.

Sedangkan untuk praktek pemadaman api kita laksanakan di lapangan basket, menggunakan wadah pembakaran api di dalam tong dan mengerahkan 2 unit Armada Damkar BPBD Kota Langsa, ungkap Marjoni.

Selanjutnya, tampak Staf Kurikulum SMAN 1 Langsa Rahmayani, saat mengikuti kegiatan mitigasi bencana mempraktekan pemadaman si jago merah dengan rasa was-was dan rasa cemas saat memegang goni.

Dengan langkah ragu maju ke tong yang api sudah tampak menyala besar, saya pun bergegas untuk menutup api dengan menggunakan goni kain yang sudah direndam dalam air, selanjutnya api saya tutup hingga padam, tandas Rahmayani gugup.

Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Langsa, Muktar Janan, mengucapkan terima kasih pada Tim Damkar BPBD Langsa yang telah bekerjasama dalam kegiatan SPAB.

“Tidak hanya murid yang gugup dalam melaksanakan praktek, bahkan guru pun terlihat gugup saat memadamkan api, bahkan ada yang berulang kali,” ujarnya.

Kegiatan ini sangat berguna dan bermanfaat serta dapat menambah ilmu pengetahuan di luar pelajaran sekolah, dapat menjadi pengalaman mereka ketika mendapatkan kasus kebakaran ringan seperti kompor meledak dan lain sebagainya, pungkas Muktar Janan.

Pemko Langsa Serahkan Bantuan Masa Panik Pada Korban Kebakaran 

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran warga Dusun Amaliah, Gampong Jawa Belakang, Kecamatan Langsa Kota, Kamis (24/04/2025).

Pj. Walikota Langsa, Dr. Syaridin, S.Pd, M.Pd, diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Armia, SP, dan Kepala BPBD Kota Langsa Nursal Syahputra, S.STP, MAP, beserta unsur terkait lainya menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban musibah kebakaran.

Kepala Dinas Sosial pada kesempatan itu menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga musibah sekaligus menyerahkan bantuan masa panik sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Langsa kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

“Bantuan ini merupakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kota Langsa untuk meringankan beban para korban dan berharap mudah-mudahan korban diberikan ketabahan dan kesabaran dari Allah SWT,” katanya.

Pj. Walikota juga berterima kasih kepada Petugas BPBD, Personil TNI-Polri serta masyarakat yang membantu dengan cepat menangani kebakaran sehingga api tidak meluas dan menelan korban dan rumah masyarakat lain lebih banyak lagi.

Adapun barang yang diserahkan untuk korban kebakaran terdiri dari :1. Sarden 22 Klg,2. Roti 12 Packs,3. Gula 15 Kg,4. Mie 15 Dus,5. Kecap manis Bangau 10 Sachet,6. Kecap Asin 18 Btl,7. Kacang Hijau 11 Kg,8. Minyak 15 Liter,9. Saos 33 Btl,10. Air mineral 15 Dus,11. Makanan Siap Saji 46 Paket,12. Makanan Anak 23 Paket,13. Family Kit 10 Paket,14. Selimut 30 Lbr,15. Peralatan Dapur 10 paket,16. Matras 15 Lbr,17. Kasur 15 Lbr,18. Sandang dewasa 15 Pkt,19. Pembalut 16 Packs,20. Kecap Manis 70 Btl,21. Jilbab 42 pcs,22. Mukena 17 Set,23. Kain sarung 30 Lbr,24. Baju Koko 21 Pcs,25. Kaos kerah 44 Pcs,26. Kain Panjang 14 lbr,27. Sajadah 30 Lbr,28. Daster 42 Pcs,29. BH 9 Bungkus,30. CD Pria ,31. Food Ware 10 Pkt,32. Terpal 4 Lbr.