Dua Unit Bangunan Ludes Terbakar di Kota Langsa

Kota Langsa – Dua unit bangunan terdiri dari warung kelontong dan rumah ludes terbakar di Jalan Prof Majid Ibrahim, Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat, Minggu (23/11/2025).

Adapun pemilik warung kelontong yaitu; Nurlailawati (50), jenis konstruksi permanen, tingkat kerusakan rusak berat, terdapat 1 KK terdiri 6 jiwa.

Selanjutnya pemilik rumah atas nama M Thaib (55), jenis konstruksi permanen, tingkat kerusakan rusak ringan, terdapat 1 KK terdiri 4 jiwa.

Kabid Damkar BPBD Kota Langsa, Marjoni, menjelaskan, pada pukul 05:00 Wib petugas piket pemadam BPBD menerima laporan dari warga melalui nomor emergency tentang adanya kebakaran.

“Petugas pun langsung menuju ke lokasi, sesampai di lokasi api mulai membesar dan menghanguskan sebagian dari warung. Beruntung petugas sigap dan cepat sampai ke lokasi,” ucapnya.

BPBD Kota Langsa menurunkan 3 unit armada, 2 unit pemadam api dan 1 unit tangki suplai air.

“Petugas segera melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas,” terangnya.

Api pun berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif hingga pukul 06:00 Wib, dan Petugas pemadam BPBD Kota Langsa kembali ke pos masing-masing, pungkasnya.

Satu Unit Rumah Hangus Terbakar di Langsa

Kota Langsa – Satu unit rumah milik Khalid Afan (69), di Dusun Rahmat, Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur hangus terbakar, Senin (21/07/2025).

Kabid Damkar BPBD Kota Langsa, Marjoni, menjelaskan kronologis, pukul 14.15 wib petugas piket menerima laporan dari warga tentang adanya kebakaran.

“Petugas langsung menuju ke lokasi, setiba di lokasi api mulai membesar dan menghanguskan rumah,” jelas Marjoni.

Dampak dari kebakaran menghanguskan semua isi rumah dan mengalami kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta.

“Pihaknya menurunkan tiga unit armada, terdiri dua unit armada pemadam dan 1 unit tangki air, petugas melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas,” jelasnya.

Api berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif pada pukul 15.00 wib, petugas BPBD Damkar kota langsa kembali ke pos masing-masing, ungkap Marjoni.

Kandang Kambing Terbakar, Api Nyaris Nyambar Rumah

Kota Langsa – Kejadian kebakaran sebuah kandang kambing, api pun nyaris nyambar rumah pemiliknya, di Lorong TPI, Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat, Selasa (15/07/2025).

Adapun pemilik bernama Hasrul (35), jenis konstruksi kayu dan mengalami rusak ringan.

Kabid Pemadam Kebakaran BPBD Kota Langsa, Marjoni, menjelaskan, pada Pukul 19:10 Wib petugas piket Damkar menerima laporan dari warga melalui nomor emergency tentang adanya kebakaran dan langsung menuju ke lokasi.

Sesampai di lokasi Api Mulai membesar dan menghanguskan sebagian kandang kambing, beruntung petugas piket Damkar BPBD Kota Langsa sigap dan cepat sampai ke lokasi.

“Menurut informasi dari pemilik rumah, bahwa awal mula Ia membakar sampah untuk dibuat pengasapan agar kambing tidak diganggu oleh nyamuk, akan tetapi api mulai membesar dan pemilik kandang kambing panik lalu menelpon Petugas Damkar untuk meminta bantuan,” jelasnya.

Marjoni menambahkan, dampak dari kejadian, sebagian dari bangunan konstruksi hangus terbakar dan kerugian diperkirakan lebih kurang sebesar Rp. 2.000.000.

Upaya dilakukan BPBD menurunkan 2 unit armada, terdiri 1 unit Armada pemadam api dan 1 unit tangki suplai air. Petugas Damkar BPBD Kota Langsa melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas.

Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif pada pukul 19:19 Wib, petugas Damkar BPBD Kota Langsa pun kembali ke pos masing-masing, pungkas Marjoni.

Ruko ATK Terbakar di Langsa

Kota Langsa – Sebuah rumah toko (Ruko) menjual segala alat tulis kantor (ATK) terbakar di Jalan Ahmad Yani, Gampong Teungoh, Rumah Potong, Kecamatan Langsa Kota, Selasa (08/07/2025) sekitar pukul 02.00 Wib.

Kabid Damkar BPBD Kota Langsa, Marjoni, mengatakan, ruko yang terbakar milik Muzakir Hasballah (52), Ruko Permanen.

Marjoni pun menjelaskan kronologis, pukul 02.06 wib petugas piket pemadam dan BPBD Kota Langsa menerima laporan dari warga melalui nomor emergency tentang adanya kebakaran.

“Petugas langsung menuju ke lokasi, api mulai membesar dan menghanguskan alat tulis kantor,” terang Marjoni.

Beruntung petugas piket Damkar sigap dan cepat sampai ke lokasi, dengan menurunkan 3 unit armada, pos timur dan pos barat, 2 unit armada pemadam dan 1 unit tangki suplai air, petugas pemadam BPBD kota langsa segera melakukan penyiraman dan pendinginan hingga tuntas.

“Api berhasil dipadamkan dan kondisi kondusif pada pukul 02.36 wib, selanjutnya petugas pemadam BPBD Kota Langsa kembali ke pos masing-masing,” tegasnya.

Sementara penyebab kebakaran menurut informasi dari pemilik ruko bau kabel gosong terbakar konsleting listrik. Sebagian dari isi ruko alat tulis kantor hangus terbakar kerugian masih dalam pendataan, ungkapnya.

Tingkatkan SPAB, BPBD dan SMAN 1 Langsa Gelar Simulasi Padamkan Api

Kota Langsa – Guna meningkatkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di tingkat pelajar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama SMAN 1 Langsa menggelar pelatihan dan simulasi pemadaman api.

Kegiatan dilaksanakan di Halaman Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Langsa, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Senin (05/05/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Langsa Nursal Saputra, melalui Kabid Damkar saat didampingi Staf Damkar Suryanto dan Aswin Edo, mengatakan, pelatihan dan simulasi pemadaman api ini diikuti 120 siswa dan siswi, serta ikut andil 30 Guru gabung Security SMAN 1 Langsa.

“Sebelum melakukan praktek kebencanaan memadamkan kobaran api dengan menggunakan goni kain, para peserta didik diberikan materi teknik pemadaman api di Aula setempat,” jelas Marjoni.

Sedangkan untuk praktek pemadaman api kita laksanakan di lapangan basket, menggunakan wadah pembakaran api di dalam tong dan mengerahkan 2 unit Armada Damkar BPBD Kota Langsa, ungkap Marjoni.

Selanjutnya, tampak Staf Kurikulum SMAN 1 Langsa Rahmayani, saat mengikuti kegiatan mitigasi bencana mempraktekan pemadaman si jago merah dengan rasa was-was dan rasa cemas saat memegang goni.

Dengan langkah ragu maju ke tong yang api sudah tampak menyala besar, saya pun bergegas untuk menutup api dengan menggunakan goni kain yang sudah direndam dalam air, selanjutnya api saya tutup hingga padam, tandas Rahmayani gugup.

Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Langsa, Muktar Janan, mengucapkan terima kasih pada Tim Damkar BPBD Langsa yang telah bekerjasama dalam kegiatan SPAB.

“Tidak hanya murid yang gugup dalam melaksanakan praktek, bahkan guru pun terlihat gugup saat memadamkan api, bahkan ada yang berulang kali,” ujarnya.

Kegiatan ini sangat berguna dan bermanfaat serta dapat menambah ilmu pengetahuan di luar pelajaran sekolah, dapat menjadi pengalaman mereka ketika mendapatkan kasus kebakaran ringan seperti kompor meledak dan lain sebagainya, pungkas Muktar Janan.