Ketika Bantuan Dibagikan, Pj Geuchik Timbang Langsa Hadir Dampingi Warganya

Kota Langsa – Matahari pagi mulai meninggi ketika ratusan warga memadati halaman belakang Kantor Pos Langsa dengan sabar berdiri dan duduk di dalam barisan masing-masing, Selasa (30/6/2026).

Di antara deretan kursi dan panjangnya antrian penerima bantuan, tampak seorang perempuan berseragam cokelat berjalan perlahan, sesekali berhenti menyapa warga, menanyakan kabar, hingga memastikan mereka tetap nyaman menunggu giliran.

Dialah Penjabat (Pj) Geuchik Gampong Timbang Langsa, Puri Fortuna, yang memilih hadir langsung mendampingi warganya menerima bantuan pemerintah.

Baginya, kehadiran seorang pemimpin bukan hanya saat rapat atau seremoni. Di tengah keramaian antrian seperti itu, seorang geuchik harus memastikan setiap warganya merasa diperhatikan.

Puri terlihat menyusuri barisan penerima manfaat sembari membagikan air mineral cup. Ia berbincang dengan para lansia, menyapa ibu-ibu yang membawa anak, hingga memastikan proses penyaluran berjalan tertib tanpa kendala berarti.

Sesekali senyumnya mengembang saat mendengar cerita ringan dari warga yang telah menunggu sejak pagi.

Sebanyak 746 warga Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, menerima bantuan Stimulan Ekonomi, Isi Hunian dan Jaminan Hidup (Jadup) yang disalurkan melalui Kantor Pos Indonesia.

Meski jumlah penerima cukup banyak, suasana tetap berlangsung tertib. Kehadiran aparatur gampong bersama petugas Kantor Pos membuat proses penyaluran berjalan lancar, sementara warga dengan sabar menunggu antrian.

Bagi sebagian warga, bantuan tersebut bukan sekadar angka yang diterima. Ada harapan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, membeli beras, membayar keperluan sekolah anak, hingga menopang kebutuhan hidup beberapa waktu ke depan.

Puri Fortuna mengatakan, pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah gampong untuk memastikan seluruh warganya memperoleh hak mereka tanpa hambatan.

“Kami ingin memastikan seluruh warga Gampong Timbang Langsa yang berhak menerima bantuan dapat terlayani dengan baik. Kehadiran kami di sini juga sebagai bentuk pendampingan agar proses penyaluran berjalan tertib, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Di balik panjangnya antrian, terselip sebuah makna sederhana: bantuan memang penting, tetapi perhatian dan kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat sering kali menjadi penguat yang tak kalah berarti.

Tak hanya Gampong Timbang Langsa, penyaluran bantuan juga menyasar tiga gampong lainnya di Kecamatan Langsa Baro, yakni Gampong Birem Puntong dengan 853 penerima, Gampong Pondok Kelapa sebanyak 26 penerima, dan Gampong Sukajadi Makmur sebanyak 28 penerima.

Diketahui bahwa untuk penyaluran bantuan pada Rabu (1/7/2026), giliran masyarakat Gampong Geudubang Aceh dan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Baro.

Masyarakat Antusias Hadiri Grand Opening OMNIIA Coffee Eatery And Homestay di SPBU Timbang Langsa

Kota Langsa – Masyarakat dari berbagai kalangan sangat antusias menghadiri undangan Grand Opening OMIIA Coffee Eatery And Homestay.

OMNIIA Coffee terletak di Areal SPBU Pertamina 14.244.425 di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, Minggu (15/06/2025).

Dengan konsep homestay modern dan kafe bernuansa kekinian, OMNIIA menjadi satu-satunya fasilitas lengkap di SPBU yang ada di Aceh saat ini.

Tampak para undang silih berganti datang memenuhi undangan dan memadatkan kursi untuk menikmati khas kopi dan minuman lainnya, serta makanan yang tersedia.

Grand Opening berlangsung meriah, menandai inovasi besar diciptakan SPBU Timbang Langsa tidak hanya sekedar melayani pengisian BBM, Namun menjadi titik persinggahan dengan fasilitas lengkap bagi para pengendara dari berbagai daerah.

Usaha visioner ini diprakarsai oleh pengusaha muda H. Muhammad Fahrul Reza, salah satu putra H. Sofyan Pakeh didampingi oleh adik kandungnya ⁠Muhammad Fachrurrazi yang juga sebagai Ketua Komisi II DPRK Langsa.

Reza mengatakan, bahwa usaha ini menampilkan nuansa baru yang nyaman untuk bersantai, saat menikmati kopi, serta pilihan menu istimewa.

“Pihaknya ingin memberikan sesuatu yang berbeda, bukan hanya tempat mengisi BBM, tapi juga tempat singgah, ngopi, makan, bahkan menginap, ini rest area versi kita,” ujar Reza di sela acara pembukaan.

Fasilitas ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengendara yang membutuhkan tempat beristirahat di tengah perjalanan jauh yang aman dan nyaman.

Reza menambahkan, kita menyediakan area parkir yang luas, menu makanan dan minuman cita rasa yang lengkap sesuai dengan lidah pengamat.

Semoga OMNIIA Coffee ini berkah buat pengunjung dan masyarakat setempat sehingga usaha berjalan maju dan lancar, harap Haji Reza antusias.

Zulfikar salah satu warga setempat, saat diwawancarai mengungkapkan, kehadiran fasilitas ini menjadi sesuatu yang patut kami apresiasi. Selain menambah nilai ekonomi kami, OMNIIA juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Sebagai rest area dengan standar eksklusif, SPBU Timbang Langsa di Kota Langsa menjadi pionir model pelayanan terpadu yang bisa menjadi inspirasi bagi SPBU lain di Aceh.

“Kombinasi antara BBM, kuliner, dan penginapan adalah langkah progresif yang layak dicontoh,” tuturnya.

OMNIIA Coffee Eatery and Homestay kini menjadi wajah baru dari SPBU Timbang Langsa yang siap melayani dengan konsep baru.

Dengan segala potensi dan fasilitasnya, OMNIIA diharapkan mampu menjadi ikon rest area khususnya di Langsa karena letaknya di jalan lintas dan area luas, sekaligus membawa warna baru dalam dunia bisnis dan pariwisata lokal, pungkas Zulfikar.

Tampak hadir Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Politik, Anggota DPRA, Wakil Ketua II beserta Anggota DPRK Langsa, Kepala BNNK Langsa, dan turut hadir kalangan OPD Langsa dan Aceh Timur, organisasi dan insan pers, tamu undangan lainnya.