Sabet 11 Penghargaan, Kota Langsa Juara Umum Apresiasi GTK Provinsi Aceh 

Kota Langsa – Kota Langsa kembali menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara Umum pada ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tahun 2025 tingkat Provinsi Aceh.

Kegiatan dilaksanakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Aceh pada 2-4 November 2025 melalui seleksi presentasi dan wawancara. di Aula Hotel The Pade, Banda Aceh pada malam penganugerahan Apresiasi GTK, Selasa, 4 November 2025 malam.

Ajang bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru ini mengusung tema: “GTK Hebat, Indonesia Kuat”.

Apresiasi GTK merupakan penghargaan bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang telah menunjukkan transformasi, dedikasi, dan peran aktif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menggerakkan komunitas belajar di satuan pendidikan masing-masing.

Sedangkan dari 21 PTK yang mewakili Kota Langsa dalam berbagai kategori, berhasil meraih 11 penghargaan terbaik tingkat Provinsi Aceh dan 4 diantaranya peserta peraih Terbaik 1 yang akan mewakili Aceh ke tingkat Nasional.

Tentunya capaian tersebut menobatkan Kota Langsa sebagai Juara Umum Apresiasi GTK Provinsi Aceh tahun 2025, menjadi catatan tersendiri bahwa Kota Langsa berturut-turut meraih juara umum yang ketiga kalinya sejak tahun 2023 hingga tahun 2025 saat ini.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa Jeffranny, S.STP, MM, mengatakan atas nama Pemerintah Kota Langsa, dirinya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang telah berjuang dan mengharumkan nama Kota Langsa pada Ajang Apresiasi GTK Tahun 2025 tingkat Provinsi Aceh.

“Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa kita memiliki sumber daya pendidikan yang berkualitas, berdedikasi, dan terus berinovasi untuk kemajuan dunia pendidikan,” ucapnya.

Ia pun mengucapkan selamat dan sukses bagi peserta yang meraih terbaik 1 dan akan mewakili Aceh pada tingkat Nasional.

“Teruslah berkarya, berikan yang terbaik untuk anak-anak bangsa, dan senantiasa menjunjung marwah pendidikan Kota Langsa. Semoga Allah SWT meridhai setiap langkah dan ikhtiar kita,” ujar Jeffrany.

Hal lain, Pemko Langsa, dibawah kepemimpinan Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra senantiasa mendukung pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan demi terwujudnya pendidikan berkualitas.

“Langsa Juara, Aceh Mulia, Indonesia Kuat,” tukas Jeffranny.

Senada, Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Langsa Salamuddin, S.Pd.I., M.Pd.I, mengucapkan selamat dan sukses kepada para Pendidik dan Tenaga Kependidikan baik jenjang TK, SD, SMP dan khususnya pada jenjang SMA/SMK/SLB serta Pengawas yang telah menunjukkan kompetensi dan inovasi terbaiknya.

Lebih lanjut, terlebih kepada peraih Terbaik 1 kategori Kepala SMA Transformatif yang akan bertanding di tingkat nasional. Prestasi ini hendaknya menjadi pemantik semangat bagi seluruh GTK untuk terus meningkatkan kualitas diri, beradaptasi dengan perubahan, serta memberikan layanan pendidikan yang semakin bermutu bagi peserta didik.

Kepada yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Kegagalan bukan akhir dari segalanya, tetapi awal untuk kembali mencoba dan meraih hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.

“Mari terus saling mendukung dan menjaga kekompakan demi kejayaan pendidikan Kota Langsa. Bersama kita bisa, bersama kita unggul,” papar Salamuddin.

Sedangkan Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kota Langsa, Tatang Warandana Harahap, SST., M.CIO, menjelaskan Prestasi ini menjadi bukti bahwa sinergi dan komitmen seluruh pendidik di Kota Langsa telah mengantarkan peningkatan mutu pendidikan yang signifikan dan nyata.

Adapun PTK terbaik Kota Langsa jenjang PAUD/TK SD dan SMP serta Pengawas Dikdas yang berkompetisi di tingkat provinsi antara lain:

“Torehan prestasi ini membuktikan bahwa dibawah kepemimpinan ” Langsa Juara” terus memberikan torehan prestasi serta ukir sejarah baru dalam memajukan dunia pendidikan,” imbuh Tatang.

Sedangkan Kasi Pengembangan Mutu GTK, Hamzah, MA, menjelaskan Prestasi ini menjadi langkah nyata bahwa Kota Langsa mampu bersaing dalam peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Aceh hingga tingkat Nasional, peserta untuk jenjang SMA/SMK/SLB.

“Kiranya prestasi yang telah dicapai oleh dunia pendidikan Langsa menjadikan kita terus berbenah diri,” tandasnya.

 

Pemko Langsa Raih Piagam Penghargaan Sepuluh Besar Tercepat Pengesahan Badan Hukum Koperasi Desa Merah Putih 

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa meraih piagam penghargaan masuk sepuluh besar tercepat dalam persiapan pengesahan badan hukum untuk Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada 11 kabupaten/kota yang dinilai cepat dalam menyelesaikan proses pengesahan badan hukum Kopdes, antara lain; Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Pidie Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Kota Banda Aceh, Sabang, Langsa dan Subulussalam.

Piagam diberikan oleh Pemerintah Aceh melalui Plt. Sekda Aceh, M. Nasir usai menggelar upacara peringatan Hari Koperasi ke-78 di Halaman Kantor Gubernur Aceh, dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST, Kamis (17/07/2025).

Upacara dipimpin oleh Plt Sekda Provinsi Aceh, M. Nasir, dengan tema Hari Koperasi tahun 2025, yaitu “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur.”

Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, pada awak media mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini.

Terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya mencerminkan kesiapan administrasi, tetapi juga semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi yang tumbuh dari masyarakat.

“Ini adalah langkah awal menuju kemandirian desa di Kota Langsa yang sesungguhnya, bersama program Langsa Juara kita membuat perubahan di Kota Langsa menjadi lebih baik,” ungkap Muhammad Haikal Alfisyahrin.

Sementara Kepala Disperindagkop dan UKM Langsa, Mahlil, mengucapkan terima kasih atas dukungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, DPMG, para Camat dan Geuchik serta para pendamping Profesional Gampong.

“Apresiasi atas kinerja maksimal, sehingga membuahkan hasil Koperasi Desa Merah Putih Kota Langsa masuk urutan ke sepuluh tercepat penyelesaian berbadan hukum se-Provinsi Aceh,” tutur Mahlil.

Harapan kami kedepan bagi Koperasi Desa Merah Putih adalah agar koperasi ini dapat terus meningkatkan kualitas dan kinerja mereka, dan koperasi ini dapat terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya, serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.

“Pihaknya juga berharap koperasi ini dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi desa, yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan demikian, koperasi ini dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya dalam mengembangkan ekonomi desa yang berbasis pada potensi lokal,” harap Mahlil.

Disperindagkop dan UKM Kota Langsa akan terus mendukung dan memfasilitasi koperasi untuk mencapai tujuan tersebut, serta memberikan bantuan dan bimbingan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan kinerja mereka.

“Semoga koperasi ini dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi koperasi lainnya di masa depan dan bersinergi dengan program Langsa Juara,” pungkas Mahlil diujung selulernya.

Gelar Apel Perdana, Wali Kota Langsa: Program Juara Semangat Kolaborasi Bersama

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggelar Apel Perdana bersama Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, dan Wakil Walikota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST, pada Senin 26 Mei 2025 di Halaman Pendopo Wali Kota.

Bertindak sebagai Pemimpin Apel Roli Bagus Sentana, S.Tr.IP, dihadiri Pj Sekda Kota Langsa Suriyatno, AP, MSP, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat, beserta pata pejabat eselon dalam jajaran Pemerintah Kota Langsa.

Pembina apel Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, dalam arahannya menyampaikan, kegiatan hari bukan hanya sekedar seremonial semata.

Namun Jeffry katakan ini awal kita menentukan arah baru perubahan untuk Kota Langsa bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa.

Pihaknya inginkan perubahan atas yang selama ini tidak baik menuju yang lebih baik, tentunya sebagai Wali Kota Ia bukanlah seseorang yang lebih tinggi dari bapak/ibu sekalian, namun posisi kita sejajar yakni bersama-sama membangun Kota Langsa ini.

“Jeffry-Haikal diberikan amanah oleh masyarakat Kota Langsa dan ini bukanlah sesuatu yang ringan, ini amanah yang berat, maka itu semangat Langsa Juara adalah semangat kolaborasi kita bersama, kata Wali Kota Langsa.

Jeffry tidak ingin memberikan instruksi kepada bapak/ibu, akan tetapi Ia ingin melahirkan inisiatif, inovasi, dan ide-ide baru yang mungkin selama ini ada batasan untuk menyampaikan kepada pimpinan secara langsung.

“Mulai dari hari ini, bapak/ibu boleh bertemu langsung tanpa harus melalui jenjang struktural yang selama ini diharuskan melalui kabid ataupun kepala dinas,” tegasnya.

Saya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa tidak mungkin membangun Kota Langsa tanpa ada team work dari kita semua, maka dari itu butuh kolaborasi bersama dan itu juga sudah saya utarakan kepada legislatif untuk bersama-sama membangun kota ini.

Sebagai Walikota, dirinya akan mendengarkan masukan dari masyarakat namun Ia juga akan mendengarkan para ASN.

“Ini sudah saya terapkan dan jalankan dari semasa saya di DPRK baik itu berbagai fasilitas guna menunjang kerja ASN dan begitu pula saya kepada masyarakat,” ungkap Jeffry Sentana.

Intinya Pemerintah itu harus selalu hadir ditengah masyarakat di bidang apapun, sehingga masyarakat merasakan kehadiran Pemerintah bersama masyarakat. Maka Program Langsa Juara itu bergerak dibidang pendidikan seperti seragam gratis untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selanjutnya di bidang kesehatan seperti mempersiapkan unit ambulance baru yang rata-rata menurut perkiraan saya umur ambulance yang kita punya sekarang itu sudah seumuran saya.

“Kalau ambulance nya begini bawa pasien orang sakit bukanya sembuh pasiennya, tapi bisa tambah sakit,” terangnya.

Kedepannya mari kita bersama berkolaborasi dengan tangan terbuka dan semangat baru sebagai langkah mempercepat pembangunan Kota Langsa sebagai rumah kita, tentunya sebagai rumah yang nyaman, aman, dan tentram.

“Jadi Ia tekankan sekali lagi kepada bapak/ ibu harus semangat baru,” ajaknya.

Dalam pelayanan saya dan ASN itu sama, jadi kedepan pertama yang harus kita sadari dan harus kita lakukan adalah bersyukur, dengan seragam ini kita diberikan amanat oleh masyarakat, negara dan terutama oleh Allah SWT.

“Saya tidak bercerita yang baik, namun kita bercerita kekurangan dan harus menjadi fokus bersama dan ini bukan instruksi tetapi inisiatif,” tutur Jeffry Sentana.

Kota Langsa adalah kota administratif (Kotif), tidak dikatakan kota wisata, kota kebun, kota tambang maka dari itu pelayanan publiknya harus optimal, kalau bisa harus jadi no satu di Aceh.

Kemudian, Jeffry Sentana S Putra juga mengatakan pada hari ini sebagai momen pertemuan pertama bapak ibu tidak perlu merasa tegang, karena saya pun orangnya santai namun mempunyai patron-patron untuk pelayanan masyarakat itu terpenuhi dengan baik.

Memenuhi harapan masyarakat, kita selanjutnya akan membuat sistem pelaporan secara digital yang langsung terkoneksi dengan instansi terkait jadi tidak berbelit-belit dan Mall Pelayanan Publik (MPP) ini akan menjadi pusat pelayanan.

“Jadi masyarakat tidak harus ke dinas-dinas lagi, jalan kesana kesini hanya untuk mengurus administrasi, maka MPP ini segera kita optimalkan,” harap Walikota Langsa.

Seiring meningkatnya kinerja, Insya Allah akan kita upayakan tambahan penghasilan pegawai (TPP) akan dicairkan bersamaan dengan gaji di bulan yang sama, begitu juga untuk geuchik kita akan melakukan hal yang sama.

“Ini saya tekankan dikarenakan booster (suntikan) ekonomi masyarakat itu dari pada honor-honor kita, maka saya paling tidak setuju pembayaran ini tertunda atau terlambat”, tegasnya.

Maka target untuk mendongkrak PAD itu keharusan untuk kesejahteraan bersama dan ini tertuang dalam 22 program langsa juara. kita sudah tertinggal dengan daerah-daerah lain jadi kita harus kerja cepat dan kerja semangat dari sekarang.

Selanjutnya, “Dengan instruksi dan secara terstruktur kita secara berkolaborasi akan bekerja menjalankan 22 program Langsa Juara membangun Kota Langsa bersama-sama..! bersama-sama..! sekali lagi Ia tekankan bersama-sama”.

Apresiasi saya atas inisiatif Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kota Langsa yang cepat mensinergikan 22 program Langsa Juara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMP) kita, kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa yang sangat cepat respon terhadap permasalahan, dan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa dengan inovasi dan ide-ide terbarunya.

Hapus cara lama, gaya lama harus diperbarui dengan harapan percepatan kerja untuk melayani masyarakat, tanpa masyarakat kita bukanlah siapa-siapa. Mudah-mudahan kolaborasi kita hingga pemerintah provinsi dan kementrian di pemerintah pusat, pungkas Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra.