Ketua DPD KJNI Sul-sel Ucapkan Selamat Atas Pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

Makassar, a1news.co.id Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Jurnalis Nusantara Independen (KJNI) Sulawesi Selatan, Aswar, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Nanik Sudaryati Deyang atas amanah yang diberikan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

 

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional yang diharapkan mampu memperkuat program peningkatan gizi masyarakat Indonesia serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Menurut Aswar, pengangkatan Nanik Sudaryati Deyang merupakan langkah strategis dalam memperkuat upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai program perbaikan gizi yang berkelanjutan.

 

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Nanik Sudaryati Deyang atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta membawa inovasi yang berdampak positif bagi pembangunan gizi nasional,” ujar Aswar.

 

Ia menambahkan, persoalan gizi masih menjadi salah satu tantangan penting yang perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan guna mencapai target pembangunan kesehatan nasional.

 

KJNI Sulawesi Selatan juga berharap di bawah kepemimpinan Nanik Sudaryati Deyang, Badan Gizi Nasional dapat semakin optimal dalam menjalankan program-program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting dan penguatan ketahanan gizi nasional.

 

Atas nama keluarga besar KJNI Sulawesi Selatan, Aswar kembali menyampaikan doa dan harapan terbaik agar Kepala Badan Gizi Nasional yang baru dapat mengemban amanah dengan baik serta membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.

 

“Selamat dan sukses atas pengangkatan Ibu Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas demi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas,” tutup Aswar.

 

Gun

Holding Perkebunan Nusantara Lanjutkan Roadshow Budaya di Regional 8, Perkuat Sinergi One PTPN

Makassar – Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 8 kembali melanjutkan kegiatan Culture Roadshow One PTPN One Culture Fase 2 di Unit Kebun Beteleme, Kabupaten Morowali Utara pada Rabu, 31 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian strategis dari agenda transformasi budaya perusahaan pasca pembentukan Sub Holding, yang bertujuan untuk mensosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai budaya Perusahaan secara menyeluruh.

Culture Roadshow ini mengusung core values AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) sebagai fondasi utama dalam membangun kesatuan budaya yang kuat di seluruh jajaran PTPN Group. Acara yang diselenggarakan secara luring di Unit Kebun Beteleme ini juga diikuti secara daring dan interaktif oleh karyawan dari Unit Kebun Awaya, Kebun Mira, dan Ternak Kabaru melalui platform Zoom Meeting, menunjukkan komitmen inklusivitas dan pemerataan pemahaman budaya.

Melalui kegiatan ini, para karyawan tidak hanya mendapatkan sosialisasi tetapi juga pemahaman yang lebih mendalam tentang esensi transformasi budaya, peran serta setiap Insan Nusantara Planters dalam mengimplementasikan nilai-nilai perusahaan, dan penguat semangat Employee Value Proposition (EVP) PTPN Group: Tumbuh, Juara, Bangun Negeri.

Antusiasme peserta terlihat jelas selama acara berlangsung. Mereka menyimak dengan seksama materi yang disampaikan dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Hal ini mencerminkan tingginya komitmen dan kesiapan seluruh insan untuk menerapkan nilai-nilai budaya baru ini dalam perilaku dan kinerja sehari-hari.

Merespon antusiasme tersebut, Ibu Susi Kurniasari, Kepala Bagian SDM Regional 8, menegaskan pentingnya komitmen berkelanjutan.

“Culture Roadshow ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak berhenti pada sosialisasi semata, tetapi memastikan internalisasi nilai-nilai AKHLAK terjadi di setiap lini operasi. Sinergi antara Kebun Beteleme, Awaya, Mira, dan Kabaru hari ini merupakan cerminan semangat ‘One PTPN’ yang kita gaungkan,” ujarnya.

Pemateri kegiatan, Lenny Hokitasari, Asst. Bagian SDM Regional 8, turut memberikan apresiasi. “Antusiasme dan interaksi yang luar biasa dari peserta menunjukkan bahwa nilai-nilai AKHLAK dan EVP ‘Tumbuh, Juara, Bangun Negeri’ sangat resonate dengan semangat Insan Nusantara Planters. Diskusi kami berfokus pada bagaimana nilai-nilai ini dapat diterjemahkan dalam tindakan nyata sehari-hari. Mereka bukan hanya mendengar, tetapi telah siap untuk ‘menjalankan’ budaya ini,” jelas Lenny.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi katalisator untuk mempercepat terwujudnya budaya perusahaan yang kuat dan kolaboratif di seluruh unit operasional PTPN Group, mendukung terwujudnya visi perusahaan untuk tumbuh dan terus berkontribusi bagi wilayah kerja PTPN I Regional 8.

Partai Buru Dan Aliansi Pedagang Tolak Penggusuran.

Makassara1news.co.id Partai Buruh bersama Aliansi Serikat Pedagang dan PKL Makassar menggelar aksi demonstrasi di Kantor Wali Kota Makassar, Senin (05/01/2026). Mereka menyatakan sikap tegas menolak kebijakan penggusuran dan relokasi pedagang Pasar Pa’baeng-baeng serta PKL di Kota Makassar yang dinilai sepihak, tidak transparan, dan mengancam mata pencaharian rakyat kecil.

 

Massa aksi menilai pemerintah bertindak terkesan memaksakan kebijakan. Bagi pedagang, kebijakan itu bukan sekadar pemindahan lapak, melainkan ancaman langsung terhadap keberlangsungan hidup keluarga.
Koordinator aksi, Murni, menegaskan bahwa langkah perlawanan ini murni untuk mempertahankan hak berdagang.

 

“Apa yang kami lakukan murni tuntutan pedagang. Kami hanya menolak digusur tanpa solusi. Jangan diplintir seolah ada kepentingan lain,” tegasnya.

 

Sementara itu, Ketua Partai Buruh Exco Makassar, Bung Tono, menilai kebijakan penggusuran pedagang sebagai bentuk ketidakadilan. “Penggusuran tanpa dialog dan tanpa jaminan penghidupan adalah tindakan zalim. Negara tidak boleh jadi mesin penindas,” ujarnya lantang.

 

Sekitar setengah jam berorasi di depan gerbang Balai Kota, perwakilan massa kemudian diterima untuk mediasi oleh Pemerintah Kota Makassar yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol, Dr. Ir. Fathur Rahim, ST., MT., IAI.

 

Namun mediasi ini diharapkan akan lebih mencapai titik terang setelah pertemuan dengan PD Pasar dan kita pasti tetap akan melakukan penegakkan perda, tegas Fathur Rahim.

“Semoga akan menghasilkan keputusan atas tuntutan pedagang serta menyarankan agar persoalan ini dilanjutkan melalui mekanisme di PD Pasar. Ia menyampaikan bahwa pertemuan lanjutan akan digelar bersama PD Pasar pada Selasa, 6 Januari 2026, di Kantor PD Pasar Raya, dan meminta para pedagang agar hadir menyampaikan keberatan dan tuntutannya agar mencapai solusi yang baik secara resmi.

 

Peserta aksi menghargai penjelasan dari hasil mediasi tersebut, namun para pedagang menilai pemerintah masih terkesan bersembunyi di balik prosedur. “Kami akan ikut mekanisme dan taat aturan, tetapi sikap kami tetap hentikan penggusuran. Kami butuh keputusan nyata, bukan sekadar penerusan laporan,” tegas perwakilan pedagang.

 

Dalam aksinya, Partai Buruh dan Aliansi Serikat Pedagang serta PKL Makassar menyuarakan sejumlah tuntutan, yakni :

 

Menolak penggusuran dan relokasi Pasar Pa’baeng-baeng, Membentuk tim audit independen pengelolaan pasar, Copot Direksi PD Pasar Makassar, Menghentikan penggusuran PKL di Kota Makassar, Berantas pungli terhadap pedagang, Menangkap dan mengadili oknum penjual fasilitas umum (fasum) di Pasar Baeng-baeng.

 

Partai Buruh bersama Aliansi Serikat Pedagang dan PKL Makassar menegaskan akan terus mengawal pertemuan di PD Pasar dan siap melanjutkan aksi apabila tuntutan mereka diabaikan.

 

“Ini bukan sekadar aksi. Ini perjuangan mempertahankan hak hidup,” tegas mereka **

Gun

Angkatan XXI TTNT – ASADE 2002 Polrestabes Makassar, Ngumpul Bareng Di Warkop Dee Cafe

MAKASSARa1news.co.id Alumni Ikaba angkatan XXI TTNT-ASADE tahun 2002 Polrestabes Makassar, lakukan gladi bersih korps Raport kenaikan pangkat Periode 01 Januari 2026 di Mako Polrestabes Makassar.

Usai laksanakan geladi bersih, giat di lanjutkan dengan silaturahmi bersama rekan seangkatan dalam rangka 23 tahun mengabdi di kepolisian silaturahmi dan ngopi bareng di pusatkan di Dee Cafe Jln. Sawerigading kota makassar 30/12/2025

Silaturahmi tersebut, di hadiri Kanit PPA Sat Reskrim Polrestabes Makassar, Iptu Ariyanto.,S.H.,M.H di dampingi ketua TTNT -ASADE Polrestabes Makassar, Aiptu Asnawi.,S.H.,M.H serta mantan ketua TTNT-ASADE Tabes Makassar, Aiptu Kahar.,S.H.,M.H.

 

Menurutnya kegiatan ini di gelar untuk mempererat tali silaturahim antar sesama alumni angkatan XXI. (21), “Ucap Ketua TTNT-ASADE Tabes Makassar, Aiptu Asnawi.,S.H.,M.H.

Asnawi menyebut, pertemuan tersebut juga dilakukan agar dapat tetap saling mendukung dan saling memberi semangat satu sama lain, serta melanjutkan agenda rapat koordinasi pembentukan untuk menyatukan suara nantinya di “Family Gathering TTNTASADE Tabes Mksr bersama keluarga.”

 

“Kegiatan ini bukan hanya temu kangen biasa melainkan untuk membuat suatu wadah aspirasi dan saling membantu sesama alumni untuk membuat kegiatan – kegiatan positif sebagai pelindung , pengayom dan pelayan masyarakat serta mendukung Program Presisi Kapolri, dimasa akan datang,” ujarnya.

Dalam pertemuan silaturahmi tersebut rekan seangkatan jug kembali mengenang proses-proses perjuangan yang telah dilalui selama mengabdi di institusi Polri.

Diwaktu sama, ketua angkatan TTNT-ASADE Tabes Mksr, Aiptu Asnawi.,S.H.,M.H. menambahkan bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan positif, tentu kita semua berharap agar silaturahmi tak hanya sampai di sini, tetapi berkelanjutan agar persatuan dan kekeluargaan tetap terjaga dan semakin kuat khususnya, angkatan XXI (21),” TTNT-ASADE Tabes Makassar, Harapnya.

Gun

Ketua RT 06 RW 03 Dg. Rapi Dikenal Humanis dan Dekat Dengan Masyarakat

Makassara1news.co.id Ketua RT 06 Dg Rapi (Lexa), Kecamatan Mamajang, Kelurahan Parang, Kota Makassar, dikenal sebagai sosok yang humanis dan dekat dengan masyarakat di lingkungannya. Kehadirannya sebagai pemimpin wilayah terkecil dirasakan langsung oleh warga melalui sikapnya yang ramah, terbuka, dan peduli terhadap berbagai persoalan sosial.

Dalam menjalankan tugasnya, Ketua RT 06 selalu mengedepankan pendekatan kekeluargaan. Ia aktif menyapa warga, mendengarkan aspirasi, serta terlibat langsung dalam kegiatan kemasyarakatan seperti kerja bakti, pertemuan warga, dan kegiatan sosial lainnya. Sikap ini membuat warga merasa nyaman dan mudah berkomunikasi.

Sebagai pemimpin di tingkat paling dekat dengan warga, Ketua RT 06 (Lexa), menegaskan pentingnya peran RT sebagai ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan program, menjaga ketertiban, serta memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemerintah kota makassar. Ia berkomitmen mendukung setiap kebijakan dan program Pemerintah Kota Makassar yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Warga setempat menilai kepemimpinannya mampu menciptakan suasana lingkungan yang harmonis dan kondusif. Selain dikenal tegas dan bertanggung jawab, Dg Rapi (lexa), tersebut juga mampu bersikap bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan warga, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah.

Dengan karakter kepemimpinan yang humanis dan penuh kepedulian, Ketua RT 06 RW 03 diharapkan terus menjadi teladan serta penggerak kebersamaan warga. Peran aktifnya menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga persatuan dan meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat di Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang. **

Gun

Donor Darah hingga Kerja Bakti, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN I Reginonal 8 Ajak Karyawan Wujudkan Kepedulian

Makassar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN I Regional 8 menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial yang sarat makna kebersamaan dan kepedulian. Agenda yang meliputi donor darah dan kerja bakti massal ini berlangsung pada Jumat (15/08/2025).

Kegiatan donor darah dilaksanakan di Aula Baruga Agro, Kantor PTPN I Regional 8, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Antusiasme karyawan sangat tinggi, terlihat dari banyaknya peserta yang mengantri untuk menyumbangkan darahnya.

Donor darah ini menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam membantu pemenuhan stok darah nasional sekaligus mencerminkan nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari budaya perusahaan.

“Ini adalah kontribusi nyata kita untuk sesama. Satu kantong darah yang kita donasikan dapat menyelamatkan satu nyawa. Semangat gotong royong inilah yang ingin kita hidupkan kembali di momen kemerdekaan ini,” ujar Plt. Region Head PTPN I Regional 8, Maalun Lamau.

Seluruh jajaran Board of Regional Management (BRM), termasuk Maalun Lamau selaku Plt. Region Head dan Mirsan, SEVP Operation, turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah tersebut.

Secara bersamaan, karyawan PTPN I Regional 8 juga melaksanakan kerja bakti massal di lingkungan kantor dan wilayah operasional. Agenda ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih bersih, rapi, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan.

Kombinasi antara donor darah dan kerja bakti menjadi refleksi dari kepedulian ganda: peduli terhadap kesehatan sesama manusia dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Semoga semangat kemerdekaan yang kita rayakan tahun ini dapat diterjemahkan ke dalam aksi-aksi nyata dan berkelanjutan untuk kemajuan bersama,” tutup Maalun.

Dukung Astacita Presiden, Holding Perkebunan melalui PTPN I Teken MoU Ketahanan Pangan dengan Polda Sulsel

Makassar – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 8 Sulawesi Selatan, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan. Penandatanganan ini dilakukan dalam rangkaian kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulsel Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Aula Mappaoddang, Makassar, pada tanggal 24 Juni 2025.

Langkah kolaboratif ini merupakan bentuk sinergi strategis antara industri perkebunan dan institusi kepolisian dalam mengoptimalkan pengelolaan lahan dan sumber daya secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, sejalan dengan agenda strategis Astacita Presiden RI.

Pelaksana Tugas Region Head PTPN I Regional 8 Sulsel, Maalun Lamau, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Rakernis dan kerja sama lintas sektor ini. “Melalui kegiatan ini, jajaran Polda Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen yang kuat dalam memperkuat kualitas SDM yang menjadi aset utama dalam mendukung berbagai program nasional, termasuk di bidang ketahanan pangan, yang saat ini menjadi prioritas pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya.

PTPN I juga memberikan apresiasi atas upaya Polda Sulsel dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, pembangunan ekonomi, serta pelaksanaan program-program strategis lainnya, termasuk kerja sama profesional dengan pemerintah kabupaten melalui assessment center. “Kami menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini dan sinergi yang terjalin merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor harus terus didorong dan ditingkatkan,” tambah Maalun.

Sebagai mitra strategis di bidang pertanian dan perkebunan, PTPN I Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional, terutama melalui pengembangan lahan, peningkatan produktivitas, serta optimalisasi SDM yang profesional dan berintegritas tinggi.

“Kami percaya bahwa penguatan sinergi antara aparat kepolisian dan industri perkebunan akan memberikan dampak positif dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, PTPN I Regional 8 menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Sulsel, khususnya Bidang SDM, atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat strategis ini.

“Semoga kerja sama yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut, berkembang, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa, khususnya di bidang pertanian dan ketahanan pangan,” pungkas Maalun.