Polda Sulsel Musnahkan Puluhan Kg Barang Bukti Narkotika Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional

Makassar a1news.co.id  Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) melaksanakan Konferensi Pers yang dirangkaikan dengan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan tindak pidana narkoba periode Januari hingga Juni Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolda Sulsel pada Rabu (10/06/2026) dan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan serta stakeholder terkait.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa Polda Sulsel bersama unsur Forkopimda dan Pemerintah Daerah telah berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polda Sulsel. Polda Sulawesi Selatan, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam pemberantasan tindak pidana narkoba, namun dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks seiring dengan perkembangan tren kejahatan narkotika.

 

 

Beberapa perkembangan tersebut di antaranya adalah munculnya narkotika sintetis generasi baru dalam bentuk cair, termasuk penyalahgunaan liquid vape yang telah dimodifikasi dengan mencampurkan zat narkotika seperti etomidate, yang saat ini banyak menyasar kalangan remaja.

 

 

Kapolda Sulsel menegaskan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polda Sulsel, dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel bersama Satuan Reserse Narkoba Polres jajaran berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol yang merupakan bagian dari jaringan internasional yang berasal dari Malaysia dan masuk melalui jalur laut menuju wilayah Sulawesi Selatan.

 

 

Pengungkapan tersebut antara lain kasus menonjol oleh Ditresnarkoba Polda Sulsel dengan barang bukti sabu seberat 10 kilogram. Selanjutnya, Satresnarkoba Polrestabes Makassar berhasil mengamankan empat orang tersangka dengan barang bukti sabu seberat 5 kilogram sebagai hasil pengembangan kasus pada bulan Mei 2026. Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar juga berhasil mengungkap satu kasus dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram. Sementara itu, Polsek Pelabuhan Nusantara Polres Parepare mengungkap satu kasus menonjol dengan barang bukti sabu seberat 40 kilogram serta 157 cartridge etomidate.

 

 

Secara kumulatif, pengungkapan kasus tindak pidana narkotika oleh Ditresnarkoba dan Satresnarkoba Polres jajaran Polda Sulsel sepanjang Tahun 2026 tercatat sebanyak 1.175 laporan polisi dengan jumlah tersangka sebanyak 1.778 orang. Adapun total barang bukti yang berhasil diamankan meliputi narkotika jenis sabu lebih dari 70 kilogram, ganja lebih dari 2 kilogram, ekstasi sebanyak 1.039 butir, tembakau sintetis seberat 544,95 gram, cairan sintetis sebanyak 1.723,49 mililiter, obat daftar G sebanyak 16.797 butir, kokain lebih dari 30 kilogram dengan status barang temuan, serta cartridge etomidate sebanyak 157 buah.

 

 

Pada kegiatan pemusnahan kali ini, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu seberat 56.844,49 gram, ganja seberat 2.000 gram, ekstasi sebanyak 209 butir, kokain seberat 7.600 gram, serta 157 cartridge etomidate. Sebelum dilakukan pemusnahan, seluruh barang bukti telah melalui proses pemeriksaan oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel guna memastikan keaslian, jumlah, serta kandungan zat narkotika. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh barang bukti tersebut dinyatakan positif mengandung narkotika.

 

 

Terhadap para tersangka, dikenakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 114 ayat (2) Lampiran II Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 serta Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti narkotika secara simbolis oleh Kapolda Sulsel bersama unsur Forkopimda. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada para pelaku serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika guna mewujudkan wilayah Sulawesi Selatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba.

 

Gun

Wakapolda Sulsel Buka Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II

Makassar, a1news.co.id   Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., membuka kegiatan Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 dengan fokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mappaoddang, Mapolda Sulsel, Rabu (03/06/2026), dan diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Sulsel serta seluruh Kapolres jajaran.

 

Dalam kegiatan tersebut, hadir mewakili Irwasum Polri, Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri Brigjen Pol. Ihsan Amin, S.I.K., M.H., Irwil II Itwasum Polri Brigjen Pol. Heri Wahono, S.I.K., beserta ketua tim dan anggota tim audit kinerja Itwasum Polri.

 

Mewakili Kapolda Sulsel, Wakapolda dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan audit kinerja oleh Itwasum Polri merupakan bagian dari mekanisme pengawasan internal yang memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh pelaksanaan tugas Polri berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

 

“Audit kinerja Tahap II ini yang berfokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian menjadi momentum penting bagi kita semua untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja pada masing-masing satuan kerja,” ujar Wakapolda.

 

Lebih lanjut, Wakapolda Sulsel juga mengharapkan kepada tim audit Itwasum Polri agar dapat melaksanakan tugas secara profesional, objektif, dan independen, guna memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kinerja Polda Sulawesi Selatan ke arah yang lebih baik.

 

Ia menambahkan bahwa melalui sinergi yang baik antara tim audit dan seluruh jajaran Polda Sulsel, pelaksanaan audit ini diyakini akan memberikan dampak positif dalam mewujudkan Polri yang Presisi, khususnya di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan.

 

Kegiatan taklimat awal ini menjadi langkah awal dalam rangkaian audit kinerja Itwasum Polri Tahap II T.A. 2026, sebagai upaya penguatan pengawasan internal serta peningkatan kualitas kinerja organisasi Polri secara berkelanjutan.

 

Gun

Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi

Makassar a1news.co.id  Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) bersama Polres jajaran berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi dalam periode Maret hingga Mei 2026.

 

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Dermaga Pelindo Makassar, Jalan Soekarno No.01, Kelurahan Mampu, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Selasa (02/06/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., serta dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Forkopimda, dan Pejabat Utama Polda Sulsel.

 

Dalam keterangannya, Kapolda Sulsel menegaskan komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam pengendalian distribusi energi dan migas.

 

“Polda Sulsel didukung oleh instansi terkait berkomitmen penuh menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk perintah Presiden dalam pengendalian migas, guna memastikan subsidi tepat sasaran,” ujar Kapolda.

 

Kapolda menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari Laporan Polisi Nomor LP/228/II/2026/SPKT/POLDA SULSEL tanggal 26 Februari 2026. Dari pengungkapan awal, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 unit kapal SPOB, 7 unit mobil truk transportir, 2 unit mesin alkon lengkap dengan selang sepanjang 500 meter, serta 120 kiloliter atau 120.000 liter BBM jenis biosolar.

 

Dalam kasus tersebut, penyidik telah menetapkan 7 orang tersangka, yakni SD, AD, FA, ASY, SG, RN, dan MG. Dari jumlah tersebut, 4 orang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu AD, FA, RN, dan MG.

 

Seiring pengembangan kasus, jumlah laporan polisi yang ditangani Polda Sulsel dan Polres jajaran mencapai 37 laporan dengan total 45 orang tersangka.

 

Adapun barang bukti yang berhasil disita selama periode Januari hingga Mei 2026 meliputi 1 unit kapal tanker, 2 unit kapal SPOB, 18 unit mobil tangki, 17 unit mobil penumpang, 6 unit dump truck, 332 jerigen solar, 12 tandon berkapasitas 1.000 liter, serta 1.541 tabung LPG 3 kg.

 

Selain itu, turut diamankan BBM subsidi berupa 229.123 liter solar dan 3.031 liter pertalite yang tersebar di berbagai wilayah hukum Polres jajaran Polda Sulsel.

 

Dari hasil pengungkapan ini, negara diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp69.907.907.343. Nilai tersebut setara dengan kebutuhan BBM untuk sekitar 205.611 kendaraan apabila masing-masing kendaraan mengisi rata-rata 50 liter.

 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

 

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Sulsel dan seluruh jajaran atas pengungkapan kasus tersebut.

 

“Ini merupakan pengungkapan yang luar biasa. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Sulsel dan jajaran Ditreskrimsus. Pemerintah Provinsi Sulsel juga akan memberikan penghargaan khusus kepada pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pengungkapan ini,” ujar Gubernur.

 

Senada dengan itu, Kepala BPH Migas turut memberikan apresiasi dan menyebut pengungkapan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam penanganan kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi.

 

Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polda Sulsel dalam menindak tegas pelaku penyalahgunaan energi bersubsidi serta menjaga distribusi BBM dan LPG agar tepat sasaran demi kepentingan masyarakat luas.

 

Gun

Polda Sulsel Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Makassar a1news.co.id Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Senin (01/06/2026).

 

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., serta dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sulsel, personel gabungan, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Sulsel.

 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud penghormatan terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, sekaligus untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh personel dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

Rangkaian upacara diisi dengan pembacaan teks Pancasila serta Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjadi landasan konstitusional bangsa Indonesia.

 

Dalam amanatnya, Wakapolda Sulsel menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila merupakan “jangkar moral” bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang terus berkembang.

 

Sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut serta dalam menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Dalam konteks tersebut, nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

 

Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila juga dinilai sebagai instrumen diplomasi yang efektif dalam menjembatani perbedaan serta menyelesaikan konflik di tingkat global.

 

Mengakhiri amanatnya, Wakapolda Sulsel mengajak seluruh peserta upacara untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polda Sulsel dapat semakin menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

Gun

Kapolda Sul-sel Pimpin Pelantikan Wakapolda Dan Dirreskrimum Serta Sertijab Dirreskrimsus,

Makassar a1news.co.id Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., memimpin Upacara Pelantikan Jabatan Wakapolda dan Dirreskrimum serta Serah Terima Jabatan Dirreskrimsus Polda Sulsel yang dirangkaikan dengan acara kenal pamit, bertempat di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Senin (25/05/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sulsel serta seluruh Kapolres jajaran, sebagai wujud soliditas dan komitmen bersama dalam menjaga kesinambungan organisasi dan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Sulsel.

 

Adapun pejabat yang dilantik dalam upacara tersebut yakni Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., sebagai Wakapolda Sulsel, serta Kombes Pol. Feby Dapot P. Hutagalung, S.I.K., M.H., sebagai Dirreskrimum Polda Sulsel.

 

Sementara itu, jabatan Dirreskrimsus Polda Sulsel diserahterimakan dari Kombes Pol. Dr. Andri Ananta Yudhistira, S.I.K., M.H., kepada Kombes Pol. Taufik Herdiansyah Zeinardi, S.I.K., S.H., M.H.

 

Kapolda juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan harapan agar segera menyesuaikan diri dengan tugas serta tanggung jawab yang diemban, serta mampu menghadirkan inovasi dan kinerja terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Lebih lanjut, Kapolda Sulsel mengajak seluruh personel jajaran Polda Sulsel untuk memberikan dukungan penuh kepada pejabat yang baru, guna memperkuat soliditas internal dan sinergi dalam pelaksanaan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Selatan.

 

Di akhir kegiatan, dilaksanakan acara kenal pamit sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru, yang berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

 

Gun

Borong Penghargaan Nasional, Bidkeu Polda Sulsel Raih Peringkat 1 IKPA Terbaik TA 2025

Makassar a1news.co.id Bidang Keuangan Polda Sulsel menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. S. Ferdinand S., S.E., M.Ak., M.A.R.S., CFrA., Bidkeu Polda Sulsel sukses memborong sejumlah penghargaan bergengsi dalam pengelolaan anggaran dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan Polri T.A. 2026.

 

 

Kegiatan bergengsi yang dipadukan dengan pemberian penghargaan ini dibuka langsung oleh Kepala Pusat Keuangan (Kapuskeu) Polri dan berlangsung di Cendana Ballroom, Hotel Gets Premiere, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/05/2026).

 

 

Polda Sulsel berhasil mengukuhkan posisinya di panggung nasional dengan meraih Peringkat 1 Terbaik Kategori Pagu Besar atas capaian nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik T.A. 2025 yang diterima langsung oleh Kabidkeu Polda Sulsel, Kombes Pol. S. Ferdinand S.

 

 

Tidak hanya itu, komitmen tinggi Polda Sulsel dalam transparansi dan akuntabilitas keuangan juga dibuktikan dengan diraihnya penghargaan Peringkat 1 sebagai Bidkeu dengan Jumlah Satker Terbanyak yang Meraih Nilai IKPA Sempurna (100) di lingkup Kepolisian Negara Republik Indonesia.

 

 

Beberapa Satuan Kerja (Satker) jajaran Polda Sulsel yang turut membawa pulang penghargaan dengan Nilai Sempurna (100) T.A. 2025 di antaranya:
– Polrestabes Makassar: Meraih Terbaik 2 Kategori Pagu Besar.
– Polres Luwu Timur: Meraih Terbaik 2 Kategori Pagu Sedang.
– Yanma Polda Sulsel: Meraih Terbaik 3 Kategori Pagu Kecil.

 

 

Kabidkeu Polda Sulsel menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan sinergi seluruh personel keuangan di jajaran Polda Sulsel. Prestasi ini menjadi motivasi kuat untuk terus mempertahankan integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan keuangan yang akuntabel, transparan, dan presisi.

 

 

Acara pembukaan Rakernis berjalan dengan khidmat, aman, dan tertib, serta dihadiri oleh para pejabat fungsi keuangan Polri dari seluruh Indonesia.

 

Gun

Peringati Harkitnas ke-118, Polda Sulsel Gelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih

Makassar a1news.co.id Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026. Kegiatan khidmat ini berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel pada Rabu pagi (20/05/2026).

 

 

Upacara peringatan ini dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Sulsel, Kombes Pol. Hartoyo, S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, serta diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel, baik Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Sulsel.

 

 

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, yang dilanjutkan dengan pembacaan naskah-naskah kebangsaan, antara lain naskah Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Irwasda Polda Sulsel membacakan naskah pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menyoroti pergeseran tantangan bangsa di era modern.

 

 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini dinilai sangat sejalan dengan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa, termasuk Polri, untuk bergerak maju bersama demi masa depan generasi penerus.

 

 

Melalui tema ini, ditegaskan kembali pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat sebagaimana amanat luhur para pendiri bangsa. Kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu padu dalam satu visi dan misi besar.

 

 

Upacara berjalan dengan penuh khidmat, aman, dan lancar, mencerminkan komitmen kuat Polda Sulsel dalam menjaga nilai-nilai nasionalisme serta kesiapan menghadapi tantangan zaman kemajuan teknologi demi menjaga keutuhan NKRI.

 

Gun

Kapolda Sulsel Dorong Ketahanan Pangan Nasional di Pangkep

Makassar a1news.co.id Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Desa Maggalung, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sabtu (16/05/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus wujud sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

 

Dalam pelaksanaannya, Kapolda Sulsel didampingi oleh unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Forkopimda Kabupaten Pangkep, serta Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel. Kegiatan panen raya ini juga diikuti secara serentak oleh seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

 

Secara nasional, kegiatan Panen Raya Jagung dilaksanakan secara virtual dan terpusat di Dusun Bribin, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, didampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

 

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap para petani, dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan sembako, serta bibit tanaman kepada perwakilan kelompok tani. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Sulsel bersama Gubernur Sulsel atau yang mewakili serta Pimpinan Wilayah Bulog Sulawesi Selatan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, pelaksanaan panen jagung oleh Polda Sulsel dan jajaran selama bulan Mei Tahun 2026 mencapai luas lahan 38,2 hektare yang tersebar di 13 Polres. Khusus pada pelaksanaan panen raya tanggal 16 Mei 2026, luas lahan yang dipanen mencapai 8 hektare dengan estimasi hasil produksi sebanyak 48 ton jagung.

 

Adapun rincian lokasi panen meliputi Polres Pangkep seluas 3 hektare, Polres Enrekang 2 hektare, serta masing-masing 1 hektare di wilayah Polres Bone, Polres Barru, dan Polres Gowa.

 

Kapolda Sulsel dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolda.

 

Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Sulawesi Selatan.

 

Gun

Kapolda Sulsel Hadiri Upacara Penetapan Komponen Cadangan Unsur ASN Pemprov Sulsel Tahun 2026

Makassar a1news.co.id Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri Upacara Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Karebosi, Jl. Ahmad Yani, Kota Makassar, Rabu (13/05/2026).

 

Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi bagian dari upaya strategis dalam memperkuat sistem pertahanan negara melalui pelibatan unsur ASN sebagai komponen cadangan.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, pejabat TNI-Polri, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel.

 

Upacara penetapan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat ketahanan nasional di wilayah Sulawesi Selatan. Melalui pembentukan Komponen Cadangan dari unsur ASN, diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, baik militer maupun non-militer.

 

Kapolda Sulsel dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program pembentukan Komcad sebagai bagian dari sistem pertahanan negara yang bersifat semesta. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kondusifitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat, khususnya ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dapat semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung upaya pertahanan negara serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Gun

Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel Tahap I T.A. 2026, Kapolda Tekankan Perbaikan dan Akuntabilitas Kinerja

Makassar a1news.co.id Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., didampingi Pejabat Utama Polda Sulsel, menghadiri kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel Tahap I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Selasa (12/05/2026).

 

Taklimat akhir ini merupakan bagian dari rangkaian Audit Kinerja Itwasda Polda Sulsel Tahap I T.A. 2026 yang berfokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian pada Satker dan Satwil jajaran Polda Sulsel. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi serta meningkatkan kualitas kinerja organisasi agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

 

Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya menindaklanjuti setiap temuan hasil audit secara serius dan terukur. Ia mengingatkan agar seluruh satuan kerja dapat menyinkronkan hasil analisa dan evaluasi (anev), khususnya terkait penyelesaian perkara, sehingga tidak menimbulkan permasalahan berkelanjutan.

 

Selain itu, Kapolda juga menyoroti pengelolaan anggaran yang harus dilakukan secara efektif dan efisien. Ia mendorong seluruh jajaran untuk mampu mengelola anggaran dengan baik, termasuk melakukan langkah-langkah efisiensi, seperti penghematan penggunaan listrik di lingkungan Polda Sulsel.

 

Kapolda juga memberikan perhatian terhadap pengelolaan administrasi perkara, termasuk keberadaan berkas perkara yang harus terus dilakukan analisa dan evaluasi secara berkala. Hal ini penting guna memastikan tidak adanya berkas perkara yang tidak diketahui keberadaannya.

 

Di sisi lain, terkait barang inventaris, Kapolda mengingatkan agar setiap barang atau kendaraan dinas yang sudah memenuhi ketentuan untuk dihapuskan segera diproses sesuai aturan. Langkah ini dinilai penting agar tidak menghambat pelaksanaan tugas operasional.

 

Menutup arahannya, Kapolda Sulsel mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan kegiatan taklimat akhir ini sebagai momentum introspeksi dan perbaikan kinerja ke depan. Ia juga mengingatkan bahwa pada 3 Juni 2026 mendatang akan dilaksanakan Audit Kinerja oleh Irwasum Polri, sehingga seluruh hasil temuan agar segera ditindaklanjuti dan diluruskan guna mewujudkan kinerja Polda Sulsel yang semakin baik dan profesional.

 

Gun