DLH Langsa Lakukan Penataan Pohon Pinggir Jalan 

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa terus menunjukan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan pemangkasan dan penataan pohon di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kamis (20/11/2025).

Kepala DLH Kota Langsa, H Ade Putra Wijaya Siregar ST, MM melalui Plt Sekretaris Jamil Gade S.Sos.I, mengatakan, bahwa pihaknya tetap berkomitmen memastikan pemangkasan berjalan lancar demi mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan bersih bagi masyarakat.

“Penataan pohon dilakukan sebagai langkah strategis dalam menjaga estetika kota, meningkatkan keamanan, serta memastikan kebersihan lingkungan dan area sekitar,” jelasnya.

Masih katanya, DLH tetap bekerja dengan penuh semangat, mengedepankan komitmen untuk menciptakan Kota Langsa yang bersih, nyaman, dan asri.

“Kami ingin Langsa tetap terlihat indah dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor utama dalam menciptakan kota yang layak huni dan menjadi kebanggaan masyarakat Langsa,” terangnya.

Kegiatan penataan pohon ini merupakan bagian dari program Pemko Langsa di era kepemimpinan Langsa Juara, Jeffry-Haikal, yang berkomitmen untuk menciptakan Langsa lebih hijau, bersih, dan tertata.

“Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk instansi terkait dan komunitas lingkungan, untuk ikut berperan serta dalam menjaga kebersihan kota. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tugas bersama,” pungkasnya.

Kampanye Cegah Stunting Wujudkan Program Langsa Juara Bidang Kesehatan 

Kota Langsa – Wujudkan program unggulan Langsa Juara, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa gencarkan kampanye gerakan cegah stunting di Gampong Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur, Kamis 20 November 2025.

Kegiatan ini sejalan dengan Program Strategi Nasional (Stranas) Pemerintah Republik Indonesia untuk capaian percepatan pencegahan dan penurunan stunting di seluruh daerah di Indonesia.

Asisten I Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Suriyatno, AP, M.SP, membuka kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Ny. Devi Ari Atmana Sentana dan Wakil Ketua TP-PKK Ny. Safira Haikal.

Hadir juga Pimpinan OPD Tim Percepatan, Pencegahan dan Penurunan Stunting, Camat, Geuchik, Ketua Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari, TP-PKK Kecamatan, TP-PKK Gampong dan masyarakat.

Suriyatno menyampaikan, bahwa stranas percepatan pencegahan stunting ini telah diluncurkan oleh Wakil Presiden pada tahun 2018 dan dilaksanakan secara bertahap di Kabupaten dan Kota.

“Penurunan stunting menjadi prioritas nasional dalam RPJMN tahun 2019 sampai dengan saat ini,” jelasnya.

Pemko fokus percepatan penurunan stunting yang telah digencarkan sejak tahun 2022 sampai dengan sekarang dan hasilnya kasus stunting di Kota Langsa terus menurun.

Yetno sapaan akrabnya menambahkan, hal itu ia sampaikan berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan preferensi stunting kota Langsa turun 10% dari tahun 2023 yaitu dari prevalensi stunting tahun 2023 sebesar 25,6% menjadi 15,6% pada tahun 2024.

“Kota Langsa memiliki prevalensi stunting paling rendah dari 22 Kabupaten dan Kota lain di Provinsi Aceh. Bahkan lebih rendah dari prevalensi stunting untuk provinsi Aceh tahun 2024 yaitu 28,6 % dan prevalensi stunting indonesia secara nasional berada pada 19,8%,” terangnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah melalui BKKBN di tahun 2024 juga memperkenalkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program-program ini dijalankan oleh berbagai instansi pemerintah bekerja sama dengan masyarakat, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

“Kegiatan yang kita diselenggarakan hari ini melalui Dinas Kesehatan Kota Langsa bersama Puskesmas Langsa Timur di Gampong Sukarejo merupakan bagian dari Program Unggulan Langsa Juara untuk masyarakat Kota Langsa bebas stunting dan berkelanjutan,” paparnya.

Pencegahan stunting adalah intervensi jangka Panjang bagi masa depan generasi kita yang sehat masa depan Hebat. Maka dari itu Pemko Langsa mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen, memperluas edukasi dan memastikan bahwa setiap keluarga memahami pentingnya gizi, kesehatan dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal anak, ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Yusuf Akbar, memaparkan, bahwa stunting ini merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang, tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan kognitif, kualitas pendidikan, dan produktivitas di masa depan.

“Karena itu pencegahan stunting menjadi bagian Program Langsa Juara dan sekaligus menjadi agenda strategis yang harus dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Langsa bersama jajaran Puskesmas dan tenaga kesehatan siap untuk terus memperkuat upaya pencegahan melalui berbagai program, seperti peningkatan layanan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi mengenai pentingnya ASI Eksklusif, perilaku hidup bersih dan sehat.

Kadis Kesehatan Kota Langsa pun mengatakan, program ini tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Gerakan Cegah Stunting yang kita laksanakan hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Melalui kampanye ini, kami berharap edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, sanitasi layak, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemantauan tumbuh kembang dapat tersampaikan secara luas dan tepat sasaran,” bebernya.

Edukasi ini merupakan bagian penting dari memperkuat pemahaman masyarakat bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, pungkasnya.

Wakil Wali Kota Langsa Paparkan Enam Program ‘Langsa Juara’ di Musrenbang 

Kota Langsa – Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin ST, memaparkan enam program ‘Langsa Juara’ dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 di Aula Setdakot setempat, Senin 17 November 2025.

Hal itu disampaikan saat membuka acara tersebut yang dihadiri Anggota DPR Aceh Muhammad Zakiruddin, Kepala BAPPEDA Aceh yang diwakili oleh Kabid Program dan Pendanaan Pembangunan Muhammad Ikhsan, ST, MT, M.Eng,.

Juga hadir Forkopimda Kota Langsa, TP PKK, Sekda, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat, BUMN, BUMD, LSM, Organisasi Pemuda, Mahasiswa, Forum Anak dan tamu undangan kehormatan lainnya.

Muhammad Haikal Alfisyahrin pada kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran para undangan dalam acara tersebut.

“Mengingat kegiatan yang diselenggarakan ini adalah Langkah melaksanakan tugas Pemerintahan Kota Langsa selama 5 (lima) tahun kedepan,” ucap Haikal.

Ia pun mengharapkan melalui forum ini dapat menghasilkan kesepakatan untuk sebuah komitmen dalam mendukung visi dan misi ‘Langsa Juara’ berkelanjutan adalah visi yang menjadi tujuan pembangunan Kota Langsa dalam periode kepemimpinannya bersama Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE.

Wakil Wali Kota Langsa pun turut memaparkan agar dapat diwujudkan dengan ditetapkan 6 misi yaitu :

Pertama, Mewujudkan Manusia Berakhlak dan Berbudaya Islam dengan Tingkat Pemahaman dan Kesadaran yang Tinggi. Kedua, Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing Tinggi serta Pemerataan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan yang Berorientasi pada Profesionalitas Dalam Menghadapi Tantangan Dunia Kerja Modern.

Ketiga, Mewujudkan Mutu Pelayanan Kesehatan yang Manusiawi. Keempat, Mewujudkan Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Langsa yang Tinggi Melalui Pengembangan Unit-Unit Usaha dan Investasi Dalam Upaya Menurunkan Angka Mengentaskan Pengangguran dan Kemiskinan Serta Ketahanan Pangan.

Kelima, Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur Berbasis Lingkungan dan Tata Ruang yang Berkelanjutan dan Keenam, Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Inovatif, Bebas Korupsi dan Akuntabel.

Selain itu, juga terdapat beberapa target indikator makro daerah yang harus kita capai hingga akhir periode RPJMD, antara lain: pertumbuhan ekonomi Kota Langsa mampu kita tingkatkan di atas 5%, tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran Kota Langsa dapat kita turunkan pada kisaran angka 6% – 7%, nilai Indeks Pembangunan Manusia Kota Langsa terus meningkat pada angka 82,00 – 83,00, dan Produk Domestik Regional Bruto per Kapita Kota Langsa Atas Dasar Harga Berlaku berada di atas 55 juta rupiah per kapita.

“Implementasi visi, misi, dan target-target pembangunan tersebut yang akan kita laksanakan melalui rencana program dan kegiatan pembangunan, ini harus berdasarkan dengan pertimbangan yang matang, dengan prinsip efektivitas dan efisiensi terhadap target yang ingin dicapai serta optimalkan penggunaan anggaran yang sangat terbatas dengan selektif mungkin,” jelasnya.

Melalui kesempatan ini pula, Haikal ingin mengingatkan kepada semua untuk selalu menjaga pertumbuhan ekonomi Kota Langsa, mari kita dukung dan memprioritaskan penggunaan produksi lokal.

“Semoga Qanun RPJMD Kota Langsa Tahun 2025-2029 dapat segera ditetapkan untuk menjadi pedoman perencanaan pembangunan Kota Langsa selanjutnya,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala BAPPEDA Kota Langsa Muhammad Darfian, ST, MAP, mengatakan, sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD.

Ia juga menegaskan bahwa setiap daerah diwajibkan untuk menyusun RPJMD, oleh karena itu melalui MUSRENBANG ini menjadi forum untuk membahas dan menyepakati rancangan RPJMD Kota Langsa 2025-2029.

“Forum ini menjadi harapan kita bersama untuk dapat menghasilkan kesepakatan untuk penyempurnaan terhadap rancangan RPJMD Kota Langsa, yang mana nantinya dapat diperoleh masukan dan komitmen untuk langkah Pembangunan di Kota Langsa,” ungkapnya.

Launching Program Langsa Juara, Wali Kota Langsa Akan Cetak 1000 Hafiz dan Hafizah Qur’an

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, bersama Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Jeffranny, S.STP, MM, launching Program Mencetak 1000 Hafiz dan Hafizah Qur’an tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri/Swasta se-Kota Langsa, Rabu 29 Oktober 2025.

Program Mencetak 1000 Hafiz dan Hafizah Qur’an ini merupakan bagian dari 22 Program Unggulan Langsa Juara Pemerintahan Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra dan Wakil Walikota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin.

Launching ini dilaksanakan secara simbolis di SMP Negeri 4 Langsa, Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat dan berlanjut SD Negeri 3 Langsa di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota yang dihadiri oleh Perwakilan MPU, Kakan Kemenag, Cabdin, Para Camat, Kabid jajaran Disdikbud, Geuchik, Kepala Sekolah dan Komite Sekolah.

Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra pada kesempatan itu menyampaikan Program mencetak 1000 Hafiz dan Hafizah ini merupakan salah satu dari visi misi kami Jeffry – Haikal dan juga bagian dari 22 Program Unggulan Langsa Juara.

“Program ini bertujuan untuk melahirkan para generasi muda berakhlak mulia yang qur’ani sebagai calon pemimpin dimasa yang akan datang baik itu di Kota Langsa, Aceh dan Indonesia tentunya,” ungkap Jeffry Sentana.

Maka dari itu, adik-adik pelajar diharapkan untuk dapat belajar dengan bersungguh-sungguh dan benar-benar serius mengikuti program 1000 Hafiz dan Hafizah ini.

“Tidak hanya ilmu, dengan belajar serius adik-adik juga mendapatkan amal ibadah baik dan sekaligus akan menjadi penolong orang tua nantinya di yaumul akhir,” pungkas Jeffry Sentana.

Semoga program ini dapat berjalan baik dan menjadi amal ibadah untuk kita semua serta melahirkan generasi muda yang islami dan berakhlak mulia.

Dekranasda Hadir Warnai Car Free Day, Masyarakat Antusias Nikmati Suasana 

Kota Langsa – Tampak stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Langsa program Langsa Juara “Car Free Day”, masyarakat pun antusias menikmati suasana asri tanpa polusi kendaraan di seputaran lapangan merdeka, Minggu (26/10/2025).

Sebelumnya secara resmi telah di launching oleh Ketua TP PKK Kota Langsa Ny Devi Atmana Sentana pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Langsa ke-24 Tahun 2025 minggu lalu.

Tampak, ragam kegiatan masyarakat mengisi hari liburnya bersama keluarga mewarnai hari Minggu kedua Car Free Day di Kota Langsa hari ini yang merupakan salah satu Program Langsa Juara kepemimpinan Wali Kota – Wakil Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE, – Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST.

Car Free Day berlangsung dengan pengawasan yang seksama dari Anggota Dinas Perhubungan, Satpol PP dan WH, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pelaksanaan Car Free Day pagi hari minggu yang ceria.

Tidak hanya itu, Dekranasda Kota Langsa juga turut meramaikan suasana Car Free Day dengan menyediakan beragam produk-produk hasil dari UMKM asli brand lokal Kota Langsa.

Ziaul Fahmi salah seorang warga Gampong Paya Bujok Tunong yang pada saat itu bersama keluarganya mengungkapkan rasa kegembiraannya dapat mengikuti senam sehat pada Car Free Day hari ini.

“Alhamdulillah masyarakat pada hari ini bisa mendapatkan ruang tersendiri melalui Car Free Day ini tanpa diganggu oleh lalu lalang kendaraan,” ungkapnya.

Dapat kita lihat bersama suasana Lapangan Merdeka Kota Langsa pada hari ini menjadi tempat yang dituju mengisi hari libur masyarakat Kota Langsa untuk berolah raga, jalan sehat dan sebagainya.

Terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa Jeffry – Haikal atas Program Car Free Day ini.

“Semoga program ini dapat berjalan dengan baik setiap hari Minggu seterusnya di Kota Langsa,” ucapnya.