Kota Langsa – Komitmen mendukung percepatan penurunan angka stunting terus diwujudkan PTPN IV Regional VI melalui Program Intervensi Stunting PTPN IV PalmCo Tahap III bertajuk “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”.
Program yang berlangsung di UPTD Puskesmas Langsa Baro pada Rabu (17/6/2026) ini tidak hanya menyalurkan bantuan pangan bergizi, tetapi juga memantau kondisi tumbuh kembang anak sebagai langkah nyata mencegah stunting sejak dini.
Pada kegiatan tersebut, perwakilan manajemen PTPN IV Regional VI, Abdul Khalid, selaku Kepala Subbagian Humas, didampingi Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Nurzaitun, menyerahkan 74 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada keluarga sasaran.
Setiap paket PMT berisi kebutuhan pangan bergizi yang terdiri dari beras 5 kilogram, susu bubuk, kacang hijau, dan telur. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi balita dan ibu hamil sehingga mendukung pertumbuhan anak yang sehat dan optimal.
Selain penyaluran bantuan, petugas kesehatan juga melakukan pemantauan terhadap kondisi tumbuh kembang anak melalui pengukuran dan pemeriksaan berkala. Langkah ini bertujuan memastikan intervensi gizi yang diberikan tepat sasaran sekaligus mendeteksi secara dini potensi stunting agar dapat segera ditangani.
Kasubbag Humas PTPN IV Regional VI, Abdul Khalid, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kepedulian perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.
“Intervensi stunting tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan makanan bergizi, tetapi juga harus disertai pemantauan pertumbuhan anak secara berkelanjutan. Kami berharap program ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro, Zuliani, SKM., M.Kes., mengapresiasi konsistensi PTPN IV Regional VI dalam mendukung program pencegahan stunting di wilayah kerjanya.
Menurutnya, sinergi antara sektor kesehatan dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat penurunan angka stunting.
“Bantuan Pemberian Makanan Tambahan yang disertai pemantauan tumbuh kembang anak dinilai menjadi bentuk intervensi yang komprehensif untuk memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi yang cukup sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Melalui Program Intervensi Stunting PalmCo Tahap III ini, PTPN IV Regional VI kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan, sejalan dengan semangat “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, demi mencetak generasi Indonesia yang unggul, sehat, dan bebas stunting.
Kota Langsa – Suasana penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial donor darah dan santunan 30 anak yatim mewarnai pelantikan pengurus Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) PTPN I Regional VI periode 2026-2031 yang berlangsung khidmat dan meriah di Wisma Meuligoe Nusantara, Kamis (11/6/2026).
Prosesi pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum SPBUN PTPN I, Adi Sukmawadi, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengurus SPBUN PTPN IV Regional VI oleh Sekretaris Jenderal SPBUN PTPN I.
Melalui keputusan tersebut, Ketua Umum M. Yacob AR, Sekretaris Umum Abdul Khalid dan Bendahara Umum Samsuar, secara resmi dikukuhkan untuk masa bakti lima tahun ke depan, menandai dimulainya babak baru perjuangan organisasi dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan peningkatan kualitas sumber daya para pekerja perkebunan.
Dengan semangat solidaritas dan profesionalisme, kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjadi wadah yang kuat dalam menjembatani aspirasi pekerja sekaligus mendukung kemajuan perusahaan.
Direktur SDM dan TI PTPN IV PalmCo, Dr. H. Suhendri, SE, MM hadir secara virtual dari Jakarta.
Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Teknologi Informasi (TI) PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, Dr. H. Suhendri, SE, MM, secara virtual menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) PTPN I Regional VI yang baru saja dilantik.
Dalam sambutannya, Suhendri berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat kebersamaan dalam memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan pekerja.
“Selamat kepada seluruh pengurus SPBUN PTPN I Regional VI yang telah dilantik. Saya berharap kepengurusan yang baru ini mampu menjadi mitra strategis perusahaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Suhendri.
Seluruh Pengurus SPBUN PTPN I Regional VI, Pengurus SPBUN PTPN I dan Federasi SPBUN serta Manajemen PTPN IV Regional VI foto bersama anak yatim.
Sementara Ketua Umum Federasi SPBUN Asmanuddin Sinaga, memberikan dukungan penuh terhadap kepengurusan yang baru.
Ia menegaskan agar visi dan harapan yang diusung oleh ketua terpilih, dapat segera diimplementasikan demi kesejahteraan karyawan dan kemajuan perusahaan.
Apa yang menjadi harapan yang telah disampaikan oleh ketua terpilih harus mampu kita capai bersama karena memang itu yang menjadi harapan kita semua.
“Mari bersama-sama kita majukan mitra dan usaha ini tanpa ragu,” ajaknya.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat yang diberikan selama berada di Aceh. Ia berharap kepengurusan baru ini mampu menjaga komunikasi yang solid serta mengedepankan asas musyawarah dalam menyelesaikan setiap dinamika organisasi
“Terima kasih atas kehangatan dan sambutan yang luar biasa di bumi Serambi Mekkah ini. Mari kita jaga terus keharmonisan, sinergi yang dinamis, dan musyawarah dalam setiap langkah kerja kita ke depan,” ungkapnya.
Seluruh Pengurus SPBUN PTPN I Regional VI, Pengurus SPBUN PTPN I dan Federasi SPBUN serta Manajemen PTPN IV Regional VI foto bersama.
Sebelumnya Ketua SPBUN PTPN I Regional VI usai dilantik menegaskan bahwa kehadiran serikat bukan sebagai rival atau penantang manajemen, melainkan sebagai mitra strategis yang berjalan beriringan demi kebaikan bersama.
Ia menyampaikan filosofi mendalam mengenai hubungan pengurus dan anggotanya. Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan, kesejahteraan, dan hak-hak karyawan agar terhindar dari praktik-praktik yang merugikan.
“Jangan kita biarkan karyawan-karyawan kita itu cedera dan celaka dengan hal-hal yang tidak benar. Kita harus membantu dan mendukung apapun yang terjadi. Karyawan kita adalah badan kita. Itulah yang diamanahkan dalam organisasi SPBUN ini,” tegasnya disambut gemuruh tepuk tangan.
Ia juga menggarisbawahi prinsip sinergi yang diamanahkan dalam undang-undang, yaitu mengedepankan asas kekeluargaan dan kolaborasi. Prinsip kita adalah bersanding, bukan bersaing. Jadi hari ini, kita SPBUN dan manajemen sama-sama berjalan.
Yacob mengajak para pengurus SPBUN untuk turun kelapangan menunjukkan aksi nyata yang tidak sekadar berteori di belakang meja, pengurus SPBUN mengumumkan agenda kerja perdana yang akan langsung dilaksanakan pasca-pelantikan.
“Pihaknya bersama jajaran manajer telah berkoordinasi untuk langsung melakukan peninjauan lapangan atau “turun kebun”, papar Kobra sapaan kerennya.
Ia meminta pada Pak MManaje unit PTPN IV Regional VI untuk siap menerima kunjungan pengurus untuk turun kebun. Bukan untuk mengajari, tapi untuk meninjau mana tahu. Kadang-kadang kalau kita pandang sudah baik dan benar, belum tentu di mata teman-teman sudah benar.
“Makanya hari ini kita bersama untuk memperbaiki, baik yang sudah baik maupun yang belum tercium dengan baik,” ungkapnya secara objektif.
Struktur kepengurusan periode ini terbilang sangat solid dan inklusif karena merepresentasikan berbagai lini di perusahaan, mulai dari tingkat Kepala Bagian, Manajer, Kasubag, hingga level Pelaksana.
Dengan formasi ini, SPBUN berkomitmen untuk siap sedia bekerja tanpa kenal waktu, baik siang, malam, maupun hari libur, demi menyelesaikan kendala yang dihadapi ribuan karyawan di bawah naungan mereka.
“Kita hari ini mewakili karyawan-karyawan yang tidak mau bersuara, mewakili yang malu bersuara, dan mewakili teman-teman yang kadang-kadang takut untuk menjabarkan apapun,” pungkas Ketua SPBUN.
Acara pelantikan dihadiri oleh Region Head PTPN IV Regional VI Yudhi Cahyadi, Operation Head T. Zein Ichwan, Business Support Head Ifri Handi, Direktur PT CMN Ir Ernawati dan pengurus Federasi SPBUN, Pengurus Unit SPBUN dan para Manajer Unit Kebun PTPN IV Regional VI serta para undangan lainnya.
Kota Langsa – Komitmen mendukung percepatan penurunan angka stunting terus ditunjukkan PTPN IV Regional VI melalui Program Intervensi Stunting PTPN IV PalmCo Tahap II bertajuk “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”.
Sebanyak 74 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) disalurkan kepada keluarga sasaran di UPTD Puskesmas Langsa Baro, Rabu (13/5/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan oleh perwakilan manajemen PTPN IV Regional VI, Abdul Khalid, selaku Kepala Subbagian Humas, didampingi Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Nurzaitun.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi ibu hamil, balita, serta menekan prevalensi stunting.
Adapun setiap paket PMT yang disalurkan berisi kebutuhan pangan bergizi, yakni beras 5 kilogram, susu bubuk, kacang hijau, dan telur.
Bantuan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat sehingga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kasubbag Humas PTPN IV Regional VI, Abdul Khalid, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan generasi penerus bangsa.
Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.
“Melalui Program Intervensi Stunting PalmCo ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi dukungan nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro, Zuliani, SKM., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PTPN IV Regional VI yang secara konsisten mendukung program pencegahan stunting di wilayah kerjanya.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan sektor kesehatan sangat penting dalam memperkuat upaya pemerintah menurunkan angka stunting.
“Bantuan makanan bergizi tersebut dinilai akan sangat membantu keluarga sasaran dalam memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan, khususnya bagi balita dan ibu hamil,” pungkasnya.
Melalui Program Intervensi Stunting PalmCo Tahap II ini, PTPN IV Regional VI berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan unggul, sejalan dengan semangat “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat” demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Kota Langsa – Rangkaian memperingati Hari Buruh Nasional dan Internasional pada kegiatan Car Free Day (CFD), PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI kolaborasi bersama Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) membagikan 800 cup aneka bubur gratis.
Adapun rangkaian kegiatan May Day dalam partisipasi di Car Free Day tersebut yaitu pembagian aneka bubur gratis sebanyak 800 cup, bakti sosial donor darah, jalan santai dan senam sehat di Lapangan Merdeka, Minggu (3/5/2026).
Kasubbag Kesekretariatan dan Humas PTPN IV Regional VI Abdul Khalid usai membagikan bubur gratis secara simbolis pada masyarakat mengatakan bahwa hari ini kita semua berkumpul dan mengikuti rangkaian acara Car Free Day.
“Dimana salah satu kegiatan ini yang telah rutin dilaksanakan setiap hari minggu oleh Wali Kota Langsa. Sebagai perusahaan, kami hadir di tengah masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam momen ini,” ucapnya.
Khalid sapaan akrabnya pun menyampaikan bahwa pada kesempatan hari ini, pihak PTPN IV Regional VI membagikan aneka paket bubur kepada warga Kota Langsa yang turut serta dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Pemko Langsa.
“Semoga semangat kebersamaan seperti ini terus dapat kita pertahankan dan laksanakan di masa mendatang,” harap Khalid.
Berhubungan dengan peringatan Hari Buruh Nasional yang kita rayakan kemarin, hal itu menjadi momen penghargaan bagi seluruh pekerja yang telah berusaha dan bekerja keras setiap hari.
“Tanpa peran para pekerja di Kota Langsa, tentunya pembangunan dan kemajuan yang kita nikmati saat ini tidak akan terwujud. Semoga kedepannya Kota Langsa semakin maju, berkembang, dan menjadi yang terbaik di berbagai bidang,” pungkas Khalid.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Langsa Khairul Ichsan, S.STP, MAP, hari ini warga Kota Langsa berkumpul bersama di ruang publik, tepatnya di Lapangan Merdeka yang sangat dibanggakan oleh seluruh masyarakat, dalam rangka kegiatan hari tanpa kendaraan bermotor atau Car Free Day.
“Mari kita kunjungi kegiatan ini yang diadakan setiap hari minggu, yang juga digagas oleh Bapak Wali Kota Langsa, Bapak Jefri Sentana,” ajak Ichsan.
Lanjutnya, kebetulan pula, hari ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Buruh Nasional maupun Internasional. Semoga seluruh pekerja yang berbakti dan bekerja di Kota Langsa senantiasa mendapatkan keadilan dan kesejahteraan yang layak, serta terus dapat berkontribusi aktif dalam membangun kemajuan Kota Langsa ke depannya, ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Kota Langsa Nazaruddin, SE, menambahkan bahwa CFD kali ini semakin semarak dengan berbagai layanan sosial dan hiburan yang disediakan.
Kegiatan hari ini menghadirkan berbagai layanan seperti pemeriksaan kesehatan mata gratis, donor darah, pembagian makanan dan minuman gratis, serta kehadiran stand UMKM lokal.
“Ini menjadi ruang interaksi positif bagi masyarakat sekaligus sarana rekreasi keluarga,” tandasnya.
Kota Langsa – Peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional yang dirayakan setiap 1 Mei untuk memperjuangkan hak-hak pekerja, kesejahteraan, dan menuntut kondisi kerja yang layak. PT Perkebunan Nusantara (PTPN IV Regional VI menyalurkan bantuan dan memberikan apresiasi pada buruh.
Kegiatan ini berkolaborasi bersama Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Langsa. di Aula Setda, Jumat (1/5/2026).
Peringatan ini menjadi momen refleksi untuk menghormati hak konstitusional buruh dan memperkuat kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Mengusung tema “Penguatan Hak Pekerja di Era Digital dan Reformasi Jaminan Sosial”. Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap tenaga kerja di wilayah operasional, PTPN IV Regional VI hadir sebagai salah satu pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran kegiatan.
Kasubbag Kesekretariatan dan Humas PTPN IV Regional VI, Abdul Khalid, hadir secara langsung didampingi oleh Ketua SPBUN Basis Unit Regional VI, Aulia Ristama.
Kehadiran keduanya menunjukkan sinergi yang solid antara pihak manajemen dan organisasi pekerja internal perusahaan dalam menghargai dedikasi para buruh.
Dalam kesempatan tersebut, mereka turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan buruh di Kota Langsa.
Abdul Khalid mengatakan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap peran besar buruh sebagai motor penggerak ekonomi, khususnya di sektor industri dan perkebunan di daerah.
“Partisipasi PTPN IV Regional VI dalam acara ini mempertegas komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis,” tegas Khalid sapaan akrabnya.
Perusahaan berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para penerima, serta menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara korporasi, elemen mahasiswa, dan para pekerja.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dengan tertib dan khidmat, selain penyerahan bantuan, agenda juga diisi dengan diskusi mengenai penguatan hak-hak pekerja dan transformasi perlindungan sosial bagi buruh di masa depan,” pungkasnya.
Kota Langsa – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Kantor PTPN IV Regional VI saat manajemen menggelar acara Peusijuek (tepung tawar) bagi karyawan yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Kegiatan peusijuk atau tepung tawar 23 karyawan calon jemaah haji dilakukan oleh Ustadz Al Havist, Operation Head PTPN IV Regional VI T Zein Ichwan, Business Support Head PTPN IV Regional VI Ifri Hadi Lubis, yang dilaksanakan di Gedung Balee Meusapat Kantor Pusat PTPN IV Regional VI, Senin (20/04/2026).
Operation Head PTPN IV Regional VI T. Zein Ichwan menyampaikan bahwa prosesi ini menjadi simbol doa restu dan dukungan penuh perusahaan terhadap rukun Islam kelima yang akan dijalankan oleh para karyawannya.
“Selamat kepada seluruh karyawan yang telah terpilih dan mendapat kesempatan untuk menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Keberangkatan para karyawan ke tanah suci merupakan anugerah besar,” ucapnya.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud rasa syukur dan upaya mempererat tali silaturahmi serta nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja.
“Kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan selama beribadah,” pintanya.
Ia pun berharap semoga menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan semangat baru yang membawa keberkahan bagi keluarga maupun perusahaan.
Para karyawan yang berangkat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh manajemen PTPN IV Regional VI.
“Dengan dilepaskannya para jemaah ini, PTPN IV Regional VI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan spiritual karyawan, selaras dengan semangat kerja yang berlandaskan nilai-nilai religius,” pungkasnya.
Tradisi Peusijuek yang kental dengan nilai budaya lokal ini diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Syahida dan dikemas dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Al Havist selanjutnya pemberian doa dan bimbingan singkat bagi para calon jemaah.
Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan manajemen dan staf serta perwakilan Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN), para Kepala Bagian, Manajer Kebun/Pabrik, pengurus IKBI, pengurus P3RI, serta pengurus FKPPN dan tamu undangan lainnya.
Kota Langsa – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI menunjukkan kepedulian nyata terhadap pendidikan agama di Aceh dengan menyalurkan bantuan kitab ke Dayah Asassul Huda, Gampong Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (19/4/2026).
Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Langkah ini diambil untuk mendukung aktivitas belajar-mengajar ratusan santri di dayah tersebut.
Manajemen PTPN IV Regional melalui Staf TJSL Nurzaitun menjelaskan, bahwa Yayasan tersebut sangat membutuhkan bantuan dukungan untuk pemenuhan kebutuhan santriwan/santriwati dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
“Pasca bencana alam banjir yang terjadi pada akhir Tahun 2025 dimana kitab-kitab untuk kebutuhan belajar mengajar dalam kondisi rusak parah sehingga tidak dapat digunakan lagi dan menyebabkan proses belajar menjadi terhambat,” jelasnya.
Pihak manajemen PTPN IV Regional VI berharap bantuan ini dapat memotivasi para santri. Kehadiran kitab baru ini memperkaya literasi keagamaan di lingkungan dayah.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi dayah dan para santri,” pungkanya.
Sementara itu, Pimpinan Dayah Asaasul Huda Tgk H Marzuki M Ali menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas bantuan ini.
“Kitab-kitab yang diterima sangat membantu santri yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk membeli fasilitas belajar,” ungkapnya.
Kota Langsa – Sabtu 19 April 2026, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI meluruskan terkait pemberitaan yang berkembang mengenai kasus pengambilan brondolan sawit di area Kebun Baru.
Perusahaan menilai, sejumlah informasi yang beredar di ruang publik cenderung membentuk persepsi adanya kriminalisasi terhadap masyarakat kecil, yang dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan fakta di lapangan.
Dalam keterangan resminya, pihak manajemen PTPN IV Regional VI menegaskan bahwa kasus tersebut bukan merupakan peristiwa tunggal maupun spontan.
Berdasarkan data internal perusahaan, pihak yang bersangkutan telah beberapa kali melakukan tindakan serupa. Sebelumnya, yang bersangkutan juga telah melalui proses pembinaan serta mekanisme hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Perusahaan juga menekankan bahwa penanganan perkara tersebut sepenuhnya berada dalam ranah aparat penegak hukum dan lembaga peradilan.
Dengan demikian, narasi yang menyebut adanya tindakan sepihak atau kriminalisasi oleh perusahaan dinilai tidak berdasar. PTPN IV Regional VI tidak memiliki kewenangan dalam proses penahanan maupun pemutusan perkara hukum.
Sebagai entitas yang mengelola aset negara, PTPN IV Regional VI menyatakan memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban operasional perusahaan.
Oleh karena itu, setiap tindakan yang dinilai melanggar aturan, terlebih jika dilakukan secara berulang, tetap harus ditindak sesuai prosedur yang berlaku dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Di sisi lain, perusahaan mengklaim selama ini telah mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat sekitar melalui pembinaan dan komunikasi.
Namun, apabila pelanggaran terus terjadi secara berulang, maka langkah hukum dinilai menjadi bagian dari upaya penegakan aturan yang tidak dapat dihindari.
PTPN IV Regional VI juga menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak berimbang dan cenderung membangun opini sepihak. Informasi yang tidak utuh, menurut perusahaan, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta mengaburkan substansi persoalan yang sebenarnya.
Meski demikian, perusahaan menyatakan dan menghormati langkah mediasi serta pendekatan kemanusiaan yang dilakukan Pemerintah Kota Langsa sebagai bagian dari dinamika sosial antara perusahaan dan masyarakat.
Menutup keterangannya, PTPN IV Regional VI menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasional secara profesional, menjunjung tinggi hukum, serta menjaga keseimbangan antara ketegasan aturan dan kepedulian sosial.
Perusahaan juga mengajak seluruh pihak untuk menyikapi persoalan ini secara objektif dan proporsional, tanpa terpengaruh oleh narasi yang berpotensi menyesatkan opini publik.
Kota Langsa – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI memiliki pada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Utara untuk menyelesaikan dinamika agraria di wilayah Kebun Cot Girek.
Polemik yang berkembang terkait dinamika agraria di wilayah Cot Girek, Aceh Utara, perlu disikapi secara jernih dan berimbang oleh seluruh pihak.
Manajemen PTPN IV Regional VI Rabu (15/4/2026) menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh kegiatan operasional berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku serta menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan tanggung jawab sosial.
Perusahaan memiliki dasar legal berupa Hak Guna Usaha (HGU) dengan luas ±7.506 hektare yang telah ditetapkan negara. Dalam menjalankan aktivitasnya, perusahaan senantiasa mengacu pada regulasi serta pengawasan dari instansi berwenang, termasuk Kementerian ATR/BPN.
Terkait isu konflik lahan, perusahaan menegaskan bahwa proses penyelesaian terus diupayakan melalui jalur resmi. Beberapa bulan lalu, tim dari BPN telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengukuran ulang dan memastikan kepastian batas HGU sebagai bagian dari solusi.
Namun demikian, proses tersebut belum dapat berjalan optimal karena adanya penolakan dari sebagian pihak di lapangan. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyelesaian konflik membutuhkan dukungan semua pihak agar dapat berjalan konstruktif.
Perusahaan juga menegaskan bahwa tidak pernah melakukan intervensi terhadap proses hukum yang berjalan. Seluruh dinamika yang melibatkan aparat penegak hukum merupakan kewenangan institusi terkait, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia.
PTPN IV Regional VI menghormati sepenuhnya asas praduga tak bersalah dan proses hukum yang objektif.
Menanggapi isu yang berkembang terkait dugaan tindakan kekerasan, perusahaan memastikan bahwa informasi tersebut tidak tepat. Peristiwa yang dimaksud terjadi jauh sebelum dinamika konflik saat ini dan telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Saat itu, petugas keamanan hanya melakukan peneguran terhadap seorang anak yang kedapatan membawa buah sawit di area kebun, dan selanjutnya anak tersebut dikembalikan kepada orang tuanya tanpa adanya tindakan kekerasan.
PTPN IV Regional VI memahami bahwa konflik agraria merupakan persoalan kompleks yang memerlukan pendekatan dialogis, bukan konfrontatif. Oleh karena itu, perusahaan tetap membuka ruang komunikasi dan mengedepankan musyawarah dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.
Di tengah berbagai informasi yang beredar, perusahaan mengajak masyarakat untuk melihat persoalan ini secara utuh dan tidak terjebak pada narasi yang dapat menimbulkan persepsi sepihak.
Komitmen perusahaan tetap sama, yaitu menjalankan operasional secara legal, transparan, serta berupaya menghadirkan solusi terbaik yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak.
Kota Langsa – Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VI menyalurkan 74 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting dan gizi kurang.
Kegiatan berlangsung di Aula Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) Kecamatan Langsa Baro, Jalan Lilawangsa, Gampong Paya Bujok Tunong, Selasa (07/04/2026).
Program Intervensi Stunting PTPN IV PalmCo dengan tema “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”, kerjasama antara PTPN IV Regional VI dengan UPTD Puskesmas Langsa Baro melalui anggaran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Adapun 74 paket PMT yang diberikan berupa; Beras 5 Kg, Susu Bubuk, Kacang Hijau dan Telur.
Perwakilan manajemen PTPN IV Regional VI Kasubbag Humas Muhammad Febriansyah didampingi Staf TJSL Nurzaitun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program pengentasan stunting tahun 2026.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu momen untuk indonesia bangkit menuju Indonesia emas 2045, dan bertepatan dengan hari Gizi Nasional,” jelas Febri.
PTPN IV PalmCo ada di beberapa wilayah seperti Sumatera dan Kalimantan termasuk PTPN IV Regional VI yang berada di Aceh.
“Program pemberian makanan bergizi untuk stunting dan balita ini berkelanjutan pertiga bulan, pihaknya bersama Puskesmas akan memantau perkembangan anak,” ucapnya.
Pihak PTPN IV Regional VI berharap program ini dapat berjalan lancar dan dapat mengentaskan stunting yang berada di Kota Langsa khususnya di Kecamatan Langsa Baro.
“Semoga paket PMT ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anak dan ibu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro, Zuliani SKM, M.Kes, mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada PTPN IV Regional VI serta para penerima bantuan PMT dalam wilayah Kecamatan Langsa Baro.
Ia juga menjelaskan bahwa untuk kasus stunting pada tahun sebelumnya hanya 10 balita, namun saat ini dari 10 itu sudah terbebas dan perlu pemantauan serta pemberian asupan gizi yang tepat.
Sedangkan yang masuk kategori mendapatkan bantuan PMT ada sekitar 74 balita dari 12 gampong dalam wilayah Kecamatan Langsa Baro dan untuk keseluruhan data yang ada sekitar 177 yang memang butuh bantuan PMT, ini kedepan akan menjadi prioritas.
“Untuk kategori balita yakni usia anak dari 6 bulan hingga 59 bulan yang mendapatkan PMT dan perlu diingat bantuan ini benar-benar diberikan kepada anak jangan sampai nanti diberikan pada yang lain,” pinta Zuliani.
Kiranya PTPN IV Regional VI terus memberikan bantuan bagi balita kekurangan gizi bagi yang belum mendapatkannya. Intinya kami sangat berterima kasih atas pemberian makanan tambahan untuk balita kurang gizi untuk Kecamatan Langsa Baro dan berlanjut hingga dua bulan kedepan.
“Bantuan ini khususnya untuk balita, artinya jangan nanti diberikan untuk yang lain ini tidak tepat sasaran makanan tambahan ini, jangan nanti di buat bolu pula,” pungkas Zuliani.