Intervensi Stunting Tahap II, PTPN IV Regional VI Salurkan 74 Paket PMT di UPTD Puskesmas Langsa Baro 

Kota Langsa – Komitmen mendukung percepatan penurunan angka stunting terus ditunjukkan PTPN IV Regional VI melalui Program Intervensi Stunting PTPN IV PalmCo Tahap II bertajuk “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat”.

Sebanyak 74 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) disalurkan kepada keluarga sasaran di UPTD Puskesmas Langsa Baro, Rabu (13/5/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan oleh perwakilan manajemen PTPN IV Regional VI, Abdul Khalid, selaku Kepala Subbagian Humas, didampingi Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Nurzaitun.

Kegiatan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi ibu hamil, balita, serta menekan prevalensi stunting.

Adapun setiap paket PMT yang disalurkan berisi kebutuhan pangan bergizi, yakni beras 5 kilogram, susu bubuk, kacang hijau, dan telur.

Bantuan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat sehingga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kasubbag Humas PTPN IV Regional VI, Abdul Khalid, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan generasi penerus bangsa.

Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.

“Melalui Program Intervensi Stunting PalmCo ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi dukungan nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Langsa Baro, Zuliani, SKM., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PTPN IV Regional VI yang secara konsisten mendukung program pencegahan stunting di wilayah kerjanya.

Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan sektor kesehatan sangat penting dalam memperkuat upaya pemerintah menurunkan angka stunting.

“Bantuan makanan bergizi tersebut dinilai akan sangat membantu keluarga sasaran dalam memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan, khususnya bagi balita dan ibu hamil,” pungkasnya.

Melalui Program Intervensi Stunting PalmCo Tahap II ini, PTPN IV Regional VI berharap dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan unggul, sejalan dengan semangat “Nutrisi Sehat, Bangsa Kuat” demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.

TP-PKK Kota Langsa Ikut Sukseskan Gerakan Cegah Stunting 

Kota Langsa – Ikut sukseskan Kampanye Gerakan Cegah Stunting, Ketua TP-PKK Kota Langsa Ny. Devi Ari Atmana Sentana dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Safira Haikal langsung berkunjung ke Gampong Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur, Kamis (20/11/2025).

Kunjungan ini merupakan partisipasi para pengurus TP-PKK Kota Langsa dalam rangka memperluas edukasi tentang stunting dan pencegahannya, yang mana kegiatan ini sesuai Strategi Nasional (Stranas) Pemerintah Republik Indonesia dan sejalan dengan Program Unggulan Langsa Juara.

Kehadiran Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kota Langsa turut didampingi Plt Kepala DP3A Dalduk dan KB Kota Langsa, Vivi Handayani, SKM, M. Kes, beserta jajaran di tengah masyarakat Gampong Sukarejo.

“Ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan setiap keluarga memahami pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal anak,” kata Ketua Ny Devi.

Pada kegiatan tersebut, pihaknya pun turut terlibat langsung dalam perbincangan bersama para ibu-ibu memenuhi asupan gizi yang tepat dari masa kehamilan sampai dengan melahirkan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan penimbangan berat badan dan mengukur tinggi badan kepada balita guna memantau tumbuh kembangnya balita tersebut.

Kemudian, Ketua TP-PKK Kota Langsa juga mengajak para ibu-ibu yang telah berhadir dalam kegiatan itu untuk mengikuti kegiatan Kampanye Gerakan Cegah Stunting ini dengan seksama.

“Disini juga kita hadirkan para ahli dan dokter, apabila ada yang ingin masyarakat konsultasi bisa langsung bertanya pada dokter tersebut,” pungkasnya.

Kampanye Cegah Stunting Wujudkan Program Langsa Juara Bidang Kesehatan 

Kota Langsa – Wujudkan program unggulan Langsa Juara, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa gencarkan kampanye gerakan cegah stunting di Gampong Sukarejo, Kecamatan Langsa Timur, Kamis 20 November 2025.

Kegiatan ini sejalan dengan Program Strategi Nasional (Stranas) Pemerintah Republik Indonesia untuk capaian percepatan pencegahan dan penurunan stunting di seluruh daerah di Indonesia.

Asisten I Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Suriyatno, AP, M.SP, membuka kegiatan yang dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Ny. Devi Ari Atmana Sentana dan Wakil Ketua TP-PKK Ny. Safira Haikal.

Hadir juga Pimpinan OPD Tim Percepatan, Pencegahan dan Penurunan Stunting, Camat, Geuchik, Ketua Dharma Wanita, Persit, Bhayangkari, TP-PKK Kecamatan, TP-PKK Gampong dan masyarakat.

Suriyatno menyampaikan, bahwa stranas percepatan pencegahan stunting ini telah diluncurkan oleh Wakil Presiden pada tahun 2018 dan dilaksanakan secara bertahap di Kabupaten dan Kota.

“Penurunan stunting menjadi prioritas nasional dalam RPJMN tahun 2019 sampai dengan saat ini,” jelasnya.

Pemko fokus percepatan penurunan stunting yang telah digencarkan sejak tahun 2022 sampai dengan sekarang dan hasilnya kasus stunting di Kota Langsa terus menurun.

Yetno sapaan akrabnya menambahkan, hal itu ia sampaikan berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 menunjukkan preferensi stunting kota Langsa turun 10% dari tahun 2023 yaitu dari prevalensi stunting tahun 2023 sebesar 25,6% menjadi 15,6% pada tahun 2024.

“Kota Langsa memiliki prevalensi stunting paling rendah dari 22 Kabupaten dan Kota lain di Provinsi Aceh. Bahkan lebih rendah dari prevalensi stunting untuk provinsi Aceh tahun 2024 yaitu 28,6 % dan prevalensi stunting indonesia secara nasional berada pada 19,8%,” terangnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah melalui BKKBN di tahun 2024 juga memperkenalkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program-program ini dijalankan oleh berbagai instansi pemerintah bekerja sama dengan masyarakat, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

“Kegiatan yang kita diselenggarakan hari ini melalui Dinas Kesehatan Kota Langsa bersama Puskesmas Langsa Timur di Gampong Sukarejo merupakan bagian dari Program Unggulan Langsa Juara untuk masyarakat Kota Langsa bebas stunting dan berkelanjutan,” paparnya.

Pencegahan stunting adalah intervensi jangka Panjang bagi masa depan generasi kita yang sehat masa depan Hebat. Maka dari itu Pemko Langsa mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen, memperluas edukasi dan memastikan bahwa setiap keluarga memahami pentingnya gizi, kesehatan dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal anak, ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Yusuf Akbar, memaparkan, bahwa stunting ini merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak jangka panjang, tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan kognitif, kualitas pendidikan, dan produktivitas di masa depan.

“Karena itu pencegahan stunting menjadi bagian Program Langsa Juara dan sekaligus menjadi agenda strategis yang harus dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Langsa bersama jajaran Puskesmas dan tenaga kesehatan siap untuk terus memperkuat upaya pencegahan melalui berbagai program, seperti peningkatan layanan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi mengenai pentingnya ASI Eksklusif, perilaku hidup bersih dan sehat.

Kadis Kesehatan Kota Langsa pun mengatakan, program ini tidak akan berhasil tanpa dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Gerakan Cegah Stunting yang kita laksanakan hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Melalui kampanye ini, kami berharap edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, sanitasi layak, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemantauan tumbuh kembang dapat tersampaikan secara luas dan tepat sasaran,” bebernya.

Edukasi ini merupakan bagian penting dari memperkuat pemahaman masyarakat bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, pungkasnya.

PTPN IV Regional VI Distribusi 276 Paket Stunting Tahap Akhir di Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Kota Langsa – Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 6 menyalurkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 276 anak stunting tahap akhir atau tahap 3 di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Paket PMT, di Kabupaten Aceh Timur sebanyak 258 anak dan Aceh Tamiang 18 anak.

Penyerahan simbolis dilakukan di Kecamatan Birem Bayeun diserahkan oleh Asisten TJSL Nurzaitun, dan untuk Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang diserahkan oleh Manajer PKS Tanjung Seumantoh, Armiadi, Rabu (26/04/2025).

Region Head PTPN IV Regional 6, Syahriadi Siregar, mengatakan, kegiatan pengentasan stunting tahun 2025 merupakan program kerja RKA TJSL Perusahaan tahun 2025 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Regional PTPN IV PalmCo.

Adapun jenis PMT yaitu; telur, susu formula, biskuit atau bubur bayi dan kacang hijau yang diberikan pada tahap dua ini, guna mengukur tingkat keberhasilan peningkatan gizi anak yang nantinya akan dievaluasi secara periodik dari bulan ke satu hingga bulan ke tiga ini.

“Kegiatan bentuk kepedulian Perusahaan dibidang sosial terhadap masyarakat di sekitar lingkungan Perusahaan dan kelak Insya Allah dicatat sebagai amal ibadah serta senantiasa mendapatkan berkah serta Ridha dari Allah SWT,” tutur Syahriadi.

Perusahaan berharap dengan terlaksananya Program Pengentasan Stunting ini akan berdampak positif bagi kita semua khususnya pada peningkatan gizi dan tumbuh kembang anak-anak dan diharapkan target penurunan prevalensi stunting dapat tercapai untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.

“Kami juga berharap Program ini menjadi program unggulan sebagai bentuk dukungan kepada program pemerintah,” harapnya.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan berpartisipasi dalam kegiatan Program Pengentasan Stunting tahun 2025 ini,” ungkap Region Head PTPN IV Regional 6, Syahriadi Siregar.