Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa Lepas Atlet Futsal Berangkat Pra Pora ke Pidie

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, bersama Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin ST, melepas para atlet futsal berangkat Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke Kabupaten Pidie di depan Kantor KONI, Kamis (10/07/2025).

Hadir Ketua DPD KNPI Kota Langsa, Dr. Rizki Maulana, S.Sos, MSP, MH, pengurus AF Kota Langsa, Pengurus KONI Langsa, para orang tua Atlet Futsal dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Jeffry Sentana mengajak para atlet untuk memupuk mental juara, jangan takut dalam bertanding, anggap pertandingan seperti seleksi kemarin.

Jeffry Sentana pun menyampaikan pesan pada para atlet agar salat jangan tinggal dan selesai salat langsung berdoa, karena tidak ada kekuatan apapun daripada doa.

“Namun harus seiring berjalan juga dengan ikhtiar kita untuk mempersiapkan mental,” ajak Jeffry.

Hari ini mungkin berpikir lawan kita kuat-kuat, percayalah orang itu juga berpikir kita kuat-kuat. Bayangkan kita ini yang pegang piala untuk membentuk mental tadi, dan kita jangan berpikir untuk kalah.

“Pikiran kita harus menang, karena diri kita sendirilah yang harus meyakini kita akan menang,” ajak Jeffry.

Bentuklah mental dan jiwa menang pada diri kita, seperti yang dihadapi kemarin, besok kalian yang dihadapi itu juga, bedanya lawannya anak Bireuen, Pidie dan Banda Aceh.

Jeffry berharap pada atlet futsal Langsa yang akan berangkat Pra Pora bentuk mental dan raih juara, sehingga dapat mengharumkan nama Kota Langsa, ungkap Wali Kota Langsa.

Sebelumnya Ketua KONI terpilih Saifullah, SE, MM, mengajak para atlet untuk menjunjung tinggi profesionalitas bermain dan junjung sportivitas.

“Kalian para atlet-atlet futsal terbaik Kota Langsa, saya percaya bahwa kalian semua telah melalui proses latihan yang intensif dan memiliki semangat juang yang tinggi,” ujarnya.

Ia pun ingin menyampaikan pesan kepada atlet semua bahwa kepercayaan diri dan kerja sama tim adalah kunci utama untuk mencapai kesuksesan.

“Dalam menghadapi Pra Pora di Kabupaten Pidie, pihaknya ingin semua untuk tetap fokus, disiplin, dan profesional dalam setiap pertandingan. Jangan ragu untuk menunjukkan kemampuan terbaik kalian dan bermain dengan hati yang gembira, harapnya.

Sebagai Ketua KONI Langsa, Ia akan terus mendukung dan memotivasi semua atlet untuk mencapai hasil yang maksimal. Saya percaya bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat juang yang tinggi, kita dapat mencapai kesuksesan dan mengharumkan nama Kota Langsa, tandas Saifullah.

Hal senada dengan Ketua Asosiasi Futsal Kota Langsa, Muhammad Bayu Setiawan, SE, saat melepas para atlet berharap mereka semua dalam keadaan sehat, sehingga dapat bermain dengan maksimal.

Tunjukkan performa terbaik kalian, buktikan kalau anak Langsa bukan kaleng-kaleng seperti Wali Kota Langsa katakan.

“Sebelum bermain jangan lupa berdoa untuk kemenangan tim dan nama besar Kota Langsa,” tutur Bayu.

Bayu menyampaikan, bahwa atlet futsal Kota Langsa laga pertamanya bersama tuan rumah Pidie, pada hari minggu 13 Juli 2025, Jam 15.00 Wib.

Laga kedua lawan Kabupaten ABDYA pada hari Senin, 14 Juli 2025, Jam 10.00 Wib, selanjutnya laga ketiga melawan Kabupaten Simeulue pada hari Selasa, 15 Juli 2025, Jam 15.00 Wib.

Terakhir, atlet futsal Kota Langsa berhadapan dengan Kabupaten Bener Meriah, pada hari Rabu, 16 Juli 2025, Jam 10.00 Wib.

Ketua AF Kota Langsa meminta dukungan dan doa pada masyarakat Kota Langsa agar para atlet sehat dan meraih hasil maksimal dengan meraih juara hingga dapat lolos ke PORA di Aceh Jaya tahun 2026 mendatang, pungkas Muhammad Bayu Setiawan yang juga sebagai anggota DPRK Langsa.

Wali Kota Bersama Wakil Wali Kota Langsa Lepas Komunitas WWA Berangkat Touring

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, bersama Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST, melepas para rides komunitas Wet-Wet Aceh berangkat Touring.

Pelepasan dilakukan di Lapangan Merdeka, sebelumnya kegiatan ramah tamah Coffe Morning bersama di Merdeka Rock Cafe, Jum’at (27/06/2025).

Tampak hadir Plt. Kabid Pariwisata Disporapar Vina Nadia, SH, Sekretaris DPD KNPI Langsa Tgk. Basyarudin, dan pulugan para riders yang berangkat teringat.

Jeffry Sentana, menyampaikan, Pemerintah Kota Langsa beserta seluruh jajaran mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia dari komunitas Wet-Wet Aceh yang telah menginisiasi kegiatan pada pagi hari ini.

Jeffry menegaskan, touring ini bukan hanya sekedar perjalanan fisik, tapi juga perjalanan hati, menjalin silaturahmi, membawa pesan damai, dan menunjukkan wajah Kota Langsa yang Islami, santun, dan bersahabat.

“Ia pun turut menitipkan nama baik Kota Langsa kepada para riders untuk bersikap ramah, etika berkendara, dan tetap mengutamakan keselamatan,” ucap Jeffry.

Wet-Wet Aceh ini adalah contoh bahwa dalam hobi bisa menjadi ruang kolaborasi, persaudaraan, bahkan penggerak semangat kota. Jadi biarkan orang di luar sana mengenal Langsa bukan hanya dari peta, tapi dari akhlak warganya.

“Ini selaras dengan semangat visi Langsa juara,” jelas Jeffry Sentana.

Semoga para riders selalu dalam keadaan sehat-sehat dan selamat di perjalanan hingga dengan kembali nantinya di Kota Langsa, pungkas Jeffry Sentana.

Ketua WWA, dr. Dony menjelaskan, bahwa perjalan touring kali ini akan berlangsung selama 3 (tiga) hari 2 (dua) malam.

Para riders akan melalui rute dari Kota Langsa melintasi Lokop Kab. Aceh Timur, Blangkejeren, Kutacane, Berastagi, Medan, Aceh Tamiang dan kembali ke Kota Langsa.

Terima kasih atas dukungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa yang menyempatkan waktu kebersamaan yang sangat berharga ini, kami akan menjaga nama baik Kota Langsa, ungkapnya.

APSKL Himbau Tidak Gunakan Badan Jalan untuk Berdagang 

Kota Langsa – Asosiasi Pedagang Sayur Kota Langsa (APSKL) menghimbau para pedagang untuk tidak menggunakan badan jalan dan meminta pemerintah menertibkan pedagang liar tidak taat aturan.

“Banyak keluhan masyarakat selama ini akan kesemrawutan pasar yang kerap membuat kemacetan di jalan akibat para pedagang menggunakan badan jalan,” ujar ketua APSKL, Herru Syahputra, Selasa, (17/06/2025).

Dikatakan, keberadaan pedagang liar yang berjualan di badan jalan utama terminal lama Kota Langsa dinilai merusak estetika kota dan mengganggu ketertiban umum.

“Pasar sentral harus dioptimalkan. Para pedagang perlu diarahkan ke sana agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban kota,” katanya.

Selain itu, kata Herru, dengan adanya pembiaran pedagang liar di badan jalan selama ini dapat mematikan pedagang yang memiliki tempat di dalam pasar sentral yang membayar retribusi.

Herru menjelaskan, sejak beberapa tahun belakangan di sepanjang jalan terminal lama banyak tumbuh pedagang liar seperti kios, pedagang ikan, pedagang sayur dan lain sebagainya. Padahal jalur tersebut merupakan akses utama dan semestinya bebas dari aktivitas niaga informal.

“Kita memberikan kesempatan kepada pedagang yang belum memiliki tempat agar dapat mendaftarkan diri ke asosiasi, di dalam pasar sentral masih banyak tempat yang bisa digunakan,” tutur Herru.

Sementara Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Reza Ardiansyah menyambut baik himbauan tersebut dan akan mendukung penertiban pedagang liar yang menggunakan badan jalan.

“Sudah semestinya kita menertibkan pedagang yang tidak taat aturan dan merusak ketertiban umum. Kita akan dukung agar wajah kota terlihat baik dan jauh dari kata kumuh,” katanya.

Gelar Apel Perdana, Wali Kota Langsa: Program Juara Semangat Kolaborasi Bersama

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggelar Apel Perdana bersama Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, dan Wakil Walikota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, ST, pada Senin 26 Mei 2025 di Halaman Pendopo Wali Kota.

Bertindak sebagai Pemimpin Apel Roli Bagus Sentana, S.Tr.IP, dihadiri Pj Sekda Kota Langsa Suriyatno, AP, MSP, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat, beserta pata pejabat eselon dalam jajaran Pemerintah Kota Langsa.

Pembina apel Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, dalam arahannya menyampaikan, kegiatan hari bukan hanya sekedar seremonial semata.

Namun Jeffry katakan ini awal kita menentukan arah baru perubahan untuk Kota Langsa bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa.

Pihaknya inginkan perubahan atas yang selama ini tidak baik menuju yang lebih baik, tentunya sebagai Wali Kota Ia bukanlah seseorang yang lebih tinggi dari bapak/ibu sekalian, namun posisi kita sejajar yakni bersama-sama membangun Kota Langsa ini.

“Jeffry-Haikal diberikan amanah oleh masyarakat Kota Langsa dan ini bukanlah sesuatu yang ringan, ini amanah yang berat, maka itu semangat Langsa Juara adalah semangat kolaborasi kita bersama, kata Wali Kota Langsa.

Jeffry tidak ingin memberikan instruksi kepada bapak/ibu, akan tetapi Ia ingin melahirkan inisiatif, inovasi, dan ide-ide baru yang mungkin selama ini ada batasan untuk menyampaikan kepada pimpinan secara langsung.

“Mulai dari hari ini, bapak/ibu boleh bertemu langsung tanpa harus melalui jenjang struktural yang selama ini diharuskan melalui kabid ataupun kepala dinas,” tegasnya.

Saya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa tidak mungkin membangun Kota Langsa tanpa ada team work dari kita semua, maka dari itu butuh kolaborasi bersama dan itu juga sudah saya utarakan kepada legislatif untuk bersama-sama membangun kota ini.

Sebagai Walikota, dirinya akan mendengarkan masukan dari masyarakat namun Ia juga akan mendengarkan para ASN.

“Ini sudah saya terapkan dan jalankan dari semasa saya di DPRK baik itu berbagai fasilitas guna menunjang kerja ASN dan begitu pula saya kepada masyarakat,” ungkap Jeffry Sentana.

Intinya Pemerintah itu harus selalu hadir ditengah masyarakat di bidang apapun, sehingga masyarakat merasakan kehadiran Pemerintah bersama masyarakat. Maka Program Langsa Juara itu bergerak dibidang pendidikan seperti seragam gratis untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Selanjutnya di bidang kesehatan seperti mempersiapkan unit ambulance baru yang rata-rata menurut perkiraan saya umur ambulance yang kita punya sekarang itu sudah seumuran saya.

“Kalau ambulance nya begini bawa pasien orang sakit bukanya sembuh pasiennya, tapi bisa tambah sakit,” terangnya.

Kedepannya mari kita bersama berkolaborasi dengan tangan terbuka dan semangat baru sebagai langkah mempercepat pembangunan Kota Langsa sebagai rumah kita, tentunya sebagai rumah yang nyaman, aman, dan tentram.

“Jadi Ia tekankan sekali lagi kepada bapak/ ibu harus semangat baru,” ajaknya.

Dalam pelayanan saya dan ASN itu sama, jadi kedepan pertama yang harus kita sadari dan harus kita lakukan adalah bersyukur, dengan seragam ini kita diberikan amanat oleh masyarakat, negara dan terutama oleh Allah SWT.

“Saya tidak bercerita yang baik, namun kita bercerita kekurangan dan harus menjadi fokus bersama dan ini bukan instruksi tetapi inisiatif,” tutur Jeffry Sentana.

Kota Langsa adalah kota administratif (Kotif), tidak dikatakan kota wisata, kota kebun, kota tambang maka dari itu pelayanan publiknya harus optimal, kalau bisa harus jadi no satu di Aceh.

Kemudian, Jeffry Sentana S Putra juga mengatakan pada hari ini sebagai momen pertemuan pertama bapak ibu tidak perlu merasa tegang, karena saya pun orangnya santai namun mempunyai patron-patron untuk pelayanan masyarakat itu terpenuhi dengan baik.

Memenuhi harapan masyarakat, kita selanjutnya akan membuat sistem pelaporan secara digital yang langsung terkoneksi dengan instansi terkait jadi tidak berbelit-belit dan Mall Pelayanan Publik (MPP) ini akan menjadi pusat pelayanan.

“Jadi masyarakat tidak harus ke dinas-dinas lagi, jalan kesana kesini hanya untuk mengurus administrasi, maka MPP ini segera kita optimalkan,” harap Walikota Langsa.

Seiring meningkatnya kinerja, Insya Allah akan kita upayakan tambahan penghasilan pegawai (TPP) akan dicairkan bersamaan dengan gaji di bulan yang sama, begitu juga untuk geuchik kita akan melakukan hal yang sama.

“Ini saya tekankan dikarenakan booster (suntikan) ekonomi masyarakat itu dari pada honor-honor kita, maka saya paling tidak setuju pembayaran ini tertunda atau terlambat”, tegasnya.

Maka target untuk mendongkrak PAD itu keharusan untuk kesejahteraan bersama dan ini tertuang dalam 22 program langsa juara. kita sudah tertinggal dengan daerah-daerah lain jadi kita harus kerja cepat dan kerja semangat dari sekarang.

Selanjutnya, “Dengan instruksi dan secara terstruktur kita secara berkolaborasi akan bekerja menjalankan 22 program Langsa Juara membangun Kota Langsa bersama-sama..! bersama-sama..! sekali lagi Ia tekankan bersama-sama”.

Apresiasi saya atas inisiatif Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kota Langsa yang cepat mensinergikan 22 program Langsa Juara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMP) kita, kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa yang sangat cepat respon terhadap permasalahan, dan kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa dengan inovasi dan ide-ide terbarunya.

Hapus cara lama, gaya lama harus diperbarui dengan harapan percepatan kerja untuk melayani masyarakat, tanpa masyarakat kita bukanlah siapa-siapa. Mudah-mudahan kolaborasi kita hingga pemerintah provinsi dan kementrian di pemerintah pusat, pungkas Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra.

Awali Keberkahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, Lakukan Peusijuk di Dayah Futuhul Mu’arif Al-Azziziyah

Kota Langsa – Wali Kota Jeffry Sentana S Putra dan Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, awali kepemimpinan dengan menjemput berkah di peusijuk di di Dayah Futuhul Mu’arif Al-Azziziyah.

Pimpinan Dayah Tgk. Murdani menerima kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa turut didampingi Ketua DPR Kota Langsa Melvita Sari, Anggota DPR dari Partai PAN Ngatiman, Ridwan dan Zubir.

Serta Plt.Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Langsa Moulya Al Ikhsan, Kepala Dinas Kominfo Langsa diwakili Boto Pranajaya, dan Para Santri Dayah Futuhul Mu’arif Al-Azziyah Langsa, di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Sabtu (24/05/2025).

Jeffry Sentana dan M. Haikal mengucapkan rasa terima kasih atas peusijuk serta doa oleh Tgk. Murdani mengawali tugas sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa.

“Semoga seluruh program juara terutama mencetak 1.000 hafidz dan hafidzah melalui kurikulum Diniyah,” harap Wali Kota.

Jeffry juga menjelaskan, agenda rutin Halaqah Ulama Dayah Tahunan untuk penguatan Syariat Islam dan pembangunan gedung LPTQ untuk pengembangan generasi pecinta Al-Quran.

Meningkatkan insentif honor kepada Imam Gampong, Imam Mukim, Imam Dusun, Bilal Masjid dan Petugas Pemulasaran, Petugas Fardhu Kifayah di seluruh Gampong se-Kota Langsa akan berjalan sesuai dengan harapan semua pihak dan doa terutama dari para alim ulama, ungkap Jeffry Sentana.