MENU

Timun Melimpah, Pedagang Di Aceh Singkil Rugi Akibat Penjualan Menurun

2 menit membaca View : 37
Admin
Berita - 05 Jul 2026

A1news.co.id|Aceh Singkil – Pedagang sayur di Kabupaten Aceh Singkil mengalami kerugian akibat melimpahnya pasokan timun yang menyebabkan harga jual turun dan penjualan menurun. Kondisi tersebut membuat sebagian timun tidak laku hingga membusuk dan terpaksa dibuang.(5/5)

 

Berdasarkan pantauan di Pasar Mingguan Kecamatan Singkil Utara, Selasa (5/5/2026), harga timun berkisar antara Rp7.000 hingga Rp10.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai jauh lebih rendah dibandingkan kondisi normal karena pasokan yang berlimpah.

 

Salah seorang pedagang sayur, Bahaudin, mengaku selama empat hari terakhir dagangannya sulit terjual. Biasanya ia mampu menjual sekitar 100 hingga 150 kilogram timun setiap hari. Namun, saat ini penjualannya turun drastis dan bahkan 50 kilogram pun sulit habis.

 

“Biasanya sehari 100 sampai 150 kilogram laku. Sekarang 50 kilogram saja susah. Timun sudah menumpuk, karena tidak habis selama empat hari, sebagian terpaksa kami buang karena layu dan mulai membusuk,” ujar Bahaudin.

 

Menurutnya, melimpahnya pasokan timun dipicu oleh panen yang berlangsung bersamaan di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Singkil, Singkil Utara, dan Gunung Meriah. Kondisi tersebut menyebabkan stok di pasar meningkat, sementara daya beli masyarakat mengalami penurunan.

 

Ia berharap kondisi pasar segera membaik sehingga penjualan kembali meningkat. Dengan demikian, petani dan pedagang dapat memperoleh hasil yang layak serta mengurangi potensi kerugian akibat hasil panen yang tidak terserap pasar. (EW)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *