
A1news.co.id|Aceh Singkil – Kondisi pendidikan di Kabupaten Aceh Singkil kembali menjadi sorotan. Ketua Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS), Syahrul Manik, menilai hingga saat ini persoalan mendasar di sektor pendidikan belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. (27/5/2026)


Syahrul menyebut, berbagai permasalahan masih menjadi hambatan utama dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Mulai dari rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik dan kepala sekolah, hingga masih terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan, terutama di wilayah terpencil.




“Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan lebih fokus dan konkret dalam melakukan perbaikan mutu pendidikan,” ujar Syahrul Manik.
Ia menyoroti bahwa kondisi akses pendidikan di sejumlah wilayah terpencil masih memprihatinkan. Salah satunya akses menuju sekolah yang dinilai belum layak, sehingga berdampak pada ketidakadilan dalam pemenuhan hak pendidikan bagi siswa, khususnya di Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan.
Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan masih adanya kesenjangan layanan pendidikan yang perlu segera dibenahi oleh pemerintah daerah.
Syahrul juga menilai bahwa situasi ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sektor pendidikan di Aceh Singkil, terutama terkait kualitas SDM guru dan kepala sekolah.
Ia menegaskan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang aman, layak, dan berkualitas tanpa terkecuali. (EW)
Tidak ada komentar