
Kota Langsa – Komitmen Polri dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui Program Sosial Polri bersama Ketua Umum Bhayangkari. Sebanyak 40 titik bantuan renovasi dan pembangunan sumur bor disalurkan di wilayah hukum Polres Langsa guna menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya pascabanjir hidrometeorologi yang melanda Kota Langsa.

Untuk memastikan program tersebut berjalan optimal, Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K., Rabu (5/8/2026), turun langsung meninjau penerimaan bantuan renovasi sumur bor di sejumlah fasilitas pendidikan keagamaan yang berada di wilayah hukum Polsek Langsa.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.45 WIB itu turut didampingi Kapolsek Langsa AKP Mulyadi, S.E., M.H., Wakapolsek Langsa Ipda Ridwan, Kanit Binmas Polsek Langsa Ipda Juliardi, Bhabinkamtibmas Gampong Teungoh Aipda Rahmat Hidayat, Geuchik Gampong Teungoh Syarifuddin, S.Sos.I., beserta perangkat gampong. Hadir pula Pimpinan Dayah Darul Fatah Tgk. Zakaria Ahmad dan Pimpinan Balai Pengajian Husaini Al-Aziziyah Tgk. Wardan.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres mengunjungi dua lokasi penerima bantuan, yakni Dayah Darul Fatah di Gampong Teungoh dan Balai Pengajian Husaini Al-Aziziyah. Kedua lembaga pendidikan keagamaan tersebut menjadi bagian dari program penyediaan fasilitas air bersih yang diharapkan mampu mendukung aktivitas belajar mengajar, kebutuhan para santri, serta masyarakat di sekitarnya.

Program renovasi sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang masih membutuhkan akses air bersih. Selain membantu percepatan pemulihan pascabencana banjir, program tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas sarana umum yang selama ini memiliki keterbatasan sumber air bersih.
Kapolres Langsa menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat nyata.
“Dengan tersedianya fasilitas air bersih, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Ini merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga,” ujar AKBP Hyrowo di sela-sela kegiatan..
Program tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan. Mereka menilai bantuan sumur bor menjadi solusi nyata dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama setelah banjir yang sempat berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun, di wilayah Kecamatan Langsa Kota yang berada dalam hukum Polsek Langsa terdapat delapan titik bantuan renovasi sumur bor. Sementara secara keseluruhan di wilayah hukum Polres Langsa, program tersebut menjangkau 40 titik yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Langsa.
Melalui program sosial ini, Polres Langsa berharap keberadaan sumur bor mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendukung kelancaran aktivitas pendidikan di dayah dan balai pengajian, serta mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang humanis dan bermanfaat.
Kegiatan peninjauan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta lancar. Kehadiran langsung Kapolres Langsa di lokasi menjadi bukti komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.

Tidak ada komentar