Wali Kota Langsa Sambut Kunker Menkes RI di RSUD 

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, menyambut kunjungan kerja (Kunker) Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jum’at (26/12/2025).

Wali Kota Langsa bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan, Plt Direktur dan Wadir RSUD Langsa dan tamu undangan lainnya menerima rombongan Menteri Kesehatan dalam rangka melihat fasilitas kesehatan yang terdampak bencana banjir.

“Terimakasih atas kunjungan Bapak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang telah mengunjungi RSUD Langsa,” ucap Jeffry.

Beliau akan segera memfasilitasi alat kesehatan RSUD Langsa yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025, ungkap Jeffry.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Langsa, Vivi Handayani, mengatakan bahwa kunjungan Menkes untuk memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Langsa pascabanjir.

Dalam laporannya, Vivi menyebutkan ada satu ambulance, 155 unit komputer baik di dinas kesehatan, RSUD dan puskesmas yang rusak akibat banjir.

“Kemudian, di RSUD alat-alat kesehatan (Alkes) seperti radiologi, Magnetic Resonance Imaging (MRI), CT scan, Mammografi juga rusak, sehingga perlu diganti,” ujar Vivi dihadapan Menkes RI.

Setelahnya, Menkes Budi Sadikin memastikan akan membantu pengadaan alkes dan fasilitas pendukung kesehatan untuk pemulihan pascabanjir di Kota Langsa.

“Menkes menyambut baik, nantinya akan membantu pengadaan alat kesehatan yang rusak terendam banjir di Kota Langsa,” pungkas Vivi Handayani.

Rangkaian HUT Korpri ke-54, Pemko Langsa Khitan Belasan Anak Gratis di RSUD 

Kota Langsa – Rangkaian Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (HUT Korpri) ke-54, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa kaitan (sunat) belasan anak secara gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Jumat (21/11/2025).

Sebanyak 14 orang anak dari berbagai Gampong dalam wilayah Kota Langsa ditangani langsung oleh Tim Kesehatan RSUD Langsa.

Sekda Kota Langsa Dra. Suhartini, S.Pd, M.Pd, yang juga selaku Ketua KORPRI Kota Langsa diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ali Musafah, menyampaikan, bahwa baksos ini merupakan bentuk kepedulian KORPRI terhadap masyarakat.

Berbagai kegiatan telah kita gelar dalam rangka memperingati HUT ke-54 KORPRI di tahun ini dari kegiatan kebugaran, olahraga serta bakti sosial kemanusian donor darah dan sunat masal yang lagi kita laksanakan hari ini.

“Semoga semua kegiatan kita ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan meningkatkan silaturahmi serta semangat kerja para ASN dalam lingkungan Pemerintah Kota Langsa,” harapnya.

Melalui momentum HUT KORPRI ini dapat meningkatkan ikatan kekeluargaan antara sesama ASN dan juga masyarakat Kota Langsa. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan memberikan kesehatan kepada kita semua, pungkasnya.

RSUD Langsa Raih Juara Tiga Turnamen Voli Peringatan Hari KORPRI 

Kota Langsa – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa meraih juara ketiga turnamen Voli yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Langsa dalam meriahkan peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 tahun 2025.

Turnamen Voli berlangsung di Lapangan depan Stadion, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro.

“Berkat kegigihan berjuang yang tak kenal lelah para tim Voli Putra dan Putri RSUD Langsa meraih juara ketiga,” kata Plt Direktur RSUD Langsa dr Donny Mulizar MKM, pada media, Minggu (16/11/2025).

Para tim telah bertanding secara maksimal di lapangan, walau dalam keadaan lelah dengan tugas dan tanggung jawab pada pekerjaan, namun semangat tampak menyala di lapangan.

“Kedua tim RSUD Langsa hanya masuk babak semifinal saja, dan berhasil membungkam lawan, sehingga meraih juara ketiga Putra dan Putri,” ucap Donny.

Turnamen Voli hari KORPRI ini bukan sekedar sebuah momentum, namun penting untuk merefleksikan perjalanan panjang para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengabdi kepada negara khususnya di Pemko Langsa.

“Ajang ini pun dapat mempererat tali silaturahmi antar ASN dan antar sesama tim, serta beroolahraga pun dapat menyehatkan tubuh,” paparnya.

dr Donny pun mengucapkan terima kasih pada tim putra dan putri serta para suporter, telah maksimal berjuang dan memperlihatkan kekompakan dan saling memberikan dukungan sesama rekan sejawat saat bermain dilapangan.

“Hari ini Tim Putra RSUD Langsa VS Dinas Pertanian, sedangkan Tim Putri RSUD Langsa VS Disporapar, Alhamdulillah kemenangan pun berpihak pada tim kami,” pungkas dr Donny tersenyum atas torehan juara yang civitas RSUD Langsa.

Surat Cinta untuk Pemuda dan Pemudi RSUD Langsa 

Kota Langsa – Teruntuk para pemuda dan pemudi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa.

Di ruang tak pernah sunyi aku melihat semangat kalian tumbuh, di balik langkah yang tergesa-gesa, ada keikhlasan yang tak pernah kalian ucapkan. Disetiap senyum pada pasien, ada doa yang terpanjat diam-diam.

Kalian bukan hanya tenaga kesehatan, tapi penjaga harapan, penerus perjuangan yang menghidupkan makna “SUMPAH PEMUDA”.

Kalian mengabdi untuk tanah air yang satu, berjuang bagi tanah air yang satu, dan menjunjung bahasa persatuan yang satu, “Bahasa Kasih dan Kemanusiaan”.

Terima kasih para pemuda dan pemudi yang masih terus berbakti,

Dari meja kecil ini… Aku menulis dengan bangga dan penuh cinta. Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97, Langsa, 28 Oktober 2025. Direktur RSUD Langsa, dr. Donny Mulizar MKM.

RSUD Langsa Telah Selesai Survei Verifikasi Akreditasi, Terdapat Tiga Poin Penting 

Kota Langsa – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa telah menyelesaikan survei verifikasi akreditasi dilakukan selama dua hari mulai tanggal 1-2 Oktober 2025.

Survei dilakukan oleh Tim surveyor yaitu Natalina Lasma Beria Rumapea, S.Kep, Ns, M.Kep, dengan bidang tugas, Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP), Hak Pasien dan Pelayanan (HPP), Pengkajian Pasien (PP), Pelayanan Asuhan Pasien (PAP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), Komunikasi dan Edukasi (KE), dan Sasaran Keselamatan Pasien (SKP).

Selanjutnya, Dr. Ayu Laili Rahmiyati, SKM, MM, dengan bidang tugas; Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Manajemen Fasilitas dan Kesehatan (MFK), Peningkatan Mutu dan Keselarasan Pasien (PMKP), Manajemen Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (MRMIK), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Program Nasional (Prognas).

Tim Surveyor dari Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS), Jalan Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan.

Hasil survei verifikasi dikeluarkan pada tanggal 3 Oktober 2025 di Jakarta, dengan ini pihaknya mengucapkan, “Selamat Telah Menyelesaikan Survei Verifikasi”.

Untuk hasil tersebut mereka menyampaikan tiga poin penting; Pertama, Rumah sakit agar tetap menjaga mutu dan keselamatan pasien dalam melaksanakan pelayanan kepada pasien.

Kedua, Rumah sakit agar tetap melaksanakan pelayanan dengan memperhatikan standar akreditasi serta peraturan perundangan terkait.

Ketiga, Rumah sakit agar mempersiapkan untuk pelaksanaan Re Akreditasi sesuai peraturan perundangan.

Hasil survei verifikasi tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama LAM-KPRS, dr. Andi Wahyuningsih Attas, Sp. An, TI, Subspes, T.I.(K), MARS, dan Sekretaris Korporat, dr. Rita Rogayah, Sp.P(K), MARS.

Sementara, Plh Direktur RSUD Langsa, dr Donny Mulizar, MKM, pada media Sabtu (04/10/2025) saat dikonfirmasi mengucapkan Alhamdulillah survei verifikasi telah selesai selama dua hari.

“Setiap rumah sakit yang telah dilakukan survey akreditasi, maka Lembaga Akreditasi tersebut berkewajiban untuk melakukan survei verifikasi akreditasi dua tahun setelah dilakukannya survei akreditasi tersebut,” jelas Donny.

Pihak LAM-KPRS sebagai lembaga yang melakukan survei akreditasi melakukan tugasnya kembali ke RSUD Langsa. Walaupun hasil dari survei verifikasi akreditasi tersebut tidak akan mengubah hasil akreditasi yang telah dicapai.

“Namun manajemen mempersiapkan segala dokumen secara baik dan benar sesuai regulasi perbidang,” tegas Donny.

Ia pun mengucapkan terima kasih pada Wali Kota Langsa dan Dinas Kesehatan atas dukungan dan partisipasi, dan kepada seluruh civitas RSUD Langsa baik yang terlibat langsung sebagai tim maupun yang tidak terlibat atas kerjasama yang baik.

“Tanpa kerjasama yang baik segala tujuan tidak akan berhasil kita gapai dengan baik,” tuturnya.

dr. Donny menambahkan, pihaknya optimis untuk tetap menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien, serta menjaga standar akreditasi.

Dengan dilakukannya survei verifikasi akreditasi ini, pihaknya pun akan bersiap menyongsong pelaksanaan Re Akreditasi dua tahun mendatang dengan lebih baik lagi untuk mempertahankan penilaian Paripurna, pungkasnya.

Wali Kota Langsa Tunjuk dr Donny Mulizar Plh Direktur RSUD 

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, menunjuk dr Donny Mulizar MKM, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, Rabu (10/09/2025).

Penunjukan dr Donny menggantikan drg Ridha Zulkumar MARS yang sebelumnya telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur RSUD Langsa yang baru menduduki jabatan sekitar 15 bulan.

Jeffry Sentana membenarkan ihwal penunjukan sebagai Pelaksana Harian (Plh) kepada dr Donny Mulizar sebagai Direktur RSUD Langsa yang baru.

“Benar sebagai Plh Direktur RSUD Langsa, dr Donny Mulizar,” tulis Jeffry via WhatsApp.

Penunjukan dr Donny sebagai Plh berlaku sejak tanggal 9 September 2025 kemarin.

Sementara dr Donny Mulizar, mengatakan, bahwa dirinya memang ada dipanggil oleh Wali Kota Langsa kemarin.

“Memang sudah dipanggil kemarin terkait keberlangsungan RSUD Langsa kedepannya,” ucap dr Donny.

“Insya Allah apabila amanah ini ada di pundak saya menjadi Plh Direktur RSUD Langsa maka siap melaksanakan tugas dengan baik dan tentunya butuh dukungan para pihak,” pungkasnya.

Diketahui bahwa dr Donny Mulizar sebelumnya pernah ikut dalam Jabatan Pratama Tinggi (JPT) tahun 2024 lalu yang dilaksanakan oleh Pemko Langsa untuk jabatan Direktur RSUD Langsa.

Berikut sepintas profil pendidikan dr Donny Mulizar yang pernah mengecap pendidikan di Fakultas Kedokteran UISU Medan pada tahun 1994 – 2002, juga melanjutkan S2 di Fakultas Kesehatan Masyarakat USU Medan, Magister Administrasi Rumah Sakit, tahun 2016 – 2019 lalu.

Selanjutnya untuk Pengalaman Kerja pernah menduduki Kabid Pelayanan Medis RSUD Langsa dari tahun 2022 hingga sekarang.

Juga pernah menjadi Ketua Komite Mutu RSUD Langsa pada tahun 2020 – 2022, Anggota SPI RSUD Langsa tahun 2019 – 2020. Lalu, Kepala Instalasi Gawat Darurat RSUD Langsa Tahun 2019 – 2019.

Lantas pernah menjadi Dokter Instalasi Gawat Darurat RSUD Langsa tahun 2006 – 2019 dan pernah menjadi Dokter PTT di Puskesmas Serbajadi Lokop Aceh Timur pada tahun 2003 – 2005 silam.

Wali Kota Langsa Apresiasi Status RSUD Kembali ke Tipe B

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, memberikan apresiasi pada pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) atas kinerja yang telah berhasil mengembalikan status ke tipe B.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa dinyatakan terakreditasi kelas B berdasarkan surat yang ditujukan kepada Direktur BPJS Kesehatan oleh Kementerian kesehatan Republik Indonesia.

Hal itu berdasarkan surat dari Kementrian Kesehatan nomor YR.02.01/D/3320/2025, tanggal 12 Agustus 2025, perihal hasil evaluasi reviu kelas rumah sakit tahun 2025 yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan, dr Azhar Jaya SH, SKM, MARS.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, Kamis (14/08/2025) mengucap syukur atas pengembalian status RSUD Langsa.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik dan bersyukur atas pengembalian status RSUD Langsa yakni Rumah Sakit Tipe B oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, Ini merupakan capaian penting, bukan hanya untuk Pemerintah Kota Langsa, tetapi terutama bagi seluruh masyarakat dan wilayah sekitarnya.

Pengembalian status ini mencerminkan hasil kerja Pemerintah Kota Langsa serta kerja keras seluruh jajaran tenaga kesehatan, manajemen RSUD, dan dukungan penuh dari masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, baik dari sisi sarana, prasarana, SDM maupun sistem manajemen rumah sakit, agar pelayanan yang diberikan semakin profesional, cepat, dan manusiawi,” paparnya

Dengan status tipe B, RSUD Langsa kini mampu memberikan layanan lebih baik. Ini adalah langkah nyata menuju Langsa yang lebih sehat dan lebih maju, harap Jeffry Sentana.

Komisi Tiga DPRK RDP Reviu RSUD Langsa 

Kota Langsa – Komisi tiga Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan manajemen RSUD Langsa terkait reviu. Kamis, 03 Juli 2025.

RDP dihadiri oleh Ketua Komisi tiga, M. Fachrurrazi, dengan anggota Zulfahmi, T. Helmi Mirza, Mukris Jumadi bersama Direktur RSUD Langsa Ridha Zulkumar, Para Wakil Direktur dan Manajemen RSUD Langsa.

Manajemen RSUD Langsa mengatakan bahwa regulasi yang mereka lakukan sudah benar dan sesuai aturan. Mungkin ada kesalahan input data yang dilakukan, namun pihaknya tidak mengetahui ini salah siapa.

Ketua Komisi Tiga, M. Fachrurrazi, mengatakan, bahwa RSUD Langsa sudah menginput sesuai regulasi yang ada dan mengapa penurunan grade ini terjadi, karena disebabkan oleh faktor jumlah Ventilator yang tidak sesuai dengan data.

“Pihaknya setelah ini akan berkoordinasi dengan Dinkes Aceh, dan menanyakan terkait permasalah ini,” ucap Fachrurrazi kepada media di ruang kerja.

Soal Ventilator dan kronologinya, pihak RSUD Langsa sudah menjelaskan kepada Komisi 3, dimana dikatakan bahwa data Ventilator yang ada itu 23, namun Dinkes Aceh datanya 25, sehingga ada data yang menjadi bahan evaluasi Kemenkes RI menjadi tidak sesuai.

“Dengan hasil ini, RSUD Langsa sangat dirugikan karena berimbas kepada pemotongan biaya BPJS hingga 30%. Jadi dengan turun grade, biaya pelayanan kesehatan RSUD Langsa juga pasti turun,” beber politisi Gerindra ini.

Terkait pernyataan Direktur RSUD Langsa yang tidak menerima hasil reviu Kemenkes RI adalah dari adanya kesalahan input data. Sedangkan masalah ketidaksesuaian data, masih tersisa waktu 8 hari lagi untuk dilakukan sanggah kepada Kemenkes RI di Jakarta.

“Dirut RSUD Langsa mengatakan jika surat sanggah sudah diberikan melalui Plt Sekda Kota Langsa, Dra. Suhartini M.Pd kepada Kemenkes beberapa hari lalu dan itu menjadi wewenang penuh pihak RSUD Langsa,” tegas Razi.

Lebih lanjut, Razi memaparkan bahwa untuk sanggah tersebut juga diperlukan surat rekomendasi dari Dinkes Aceh. Karena jika tidak ada, maka sanggahan dari RSUD Langsa tidak akan bisa dilakukan.

Selaku mitra kerja RSUD Langsa, pihaknya akan berupaya melakukan hal-hal agar dapat mengembalikan akreditasi RSUD Langsa kepada posisi semula, maka perlu koordinasi dengan Dinkes Aceh.

Razi menambahkan, dengan adanya koordinasi ke Dinkes Aceh, pihaknya akan tahu pasti bahwa kesalahan yang ada apakah memang dari RSUD Langsa atau bukan.

Pihaknya dipastikan sebelum berkoordinasi dengan Dinkes Aceh, terlebih dahulu akan tinjau langsung ke RSUD Langsa terkait permasalahan, apakah benar sesuai data yang diberikan.

“Komisi 3 DPRK Langsa untuk selanjutnya hanya bisa memberikan rekomendasi kepada Wali Kota terkait hasil RDP dengan RSUD Langsa dan Dinkes Aceh,” ungkap Fachrurrazi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi tiga Zulfahmi, menerangkan kembali bahwa hal yang tidak terpenuhi dalam proses reviu Kemenkes RI terhadap RSUD Langsa adalah jumlah Ventilator.

“Sesuai surat edaran Dirjen Yankes berarti menurut pihak RSUD Langsa, pihaknya sudah sesuai kriteria,” kata Zulfahmi.

Berikut cara hitung sesuai edaran, Rumah sakit wajib memiliki tempat tidur intensif 10% dari total tempat tidur inap. RSUD Langsa ada 388 tempat tidur inap, berarti ada 38.

Berdasarkan itu, sesuai perkalian, RSUD Langsa wajib memiliki 70% Ventilator dari tempat tidur intensif, sehingga harus ada sekitar 26-27 ventilator.

“Dengan ini, pihak RSUD Langsa menegaskan bahwa mereka sudah mempunyai semua kriteria yang ada sesuai penilaian akreditasi B,” tandas Zulfahmi.

Zulfahmi berharap kepada masyarakat Kota Langsa untuk bersabar. Pihak DPRK Langsa dan RSUD Langsa sedang berupaya untuk mengembalikan akreditasi sesuai yang sudah ada.

Para anggota DPRK Langsa ini juga memohon doa dan dukungan, semoga apa yang sedang dilakukan ada hasil yang lebih baik daripada sebelumnya.

Sekda Langsa: RSUD Langsa Bisa Kembali ke Tipe B, Reviu Kelas Diperbaiki

Kota Langsa – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Langsa, Dra. Suhartini, M.Pd, mengatakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa bisa kembali ke tipe B, dan reviu kelas akan segera diperbaiki.

Hal itu dikatakan Suhartini usai memimpin rapat koordinasi hasil reviu kelas RSUD Langsa, saat dimintai keterangan awak media menegaskan bahwa status kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa yang saat ini turun menjadi Tipe C masih bisa diperjuangkan untuk kembali ke Tipe B.

“Merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/2019 tentang Pedoman Reviu Kelas Rumah Sakit,” jelas Sekda.

Reviu kelas ini masih bisa diperbaiki, dalam peraturan Kementerian Kesehatan, masih ada waktu untuk melakukan pembenahan.

“Hasil reviu diterbitkan tanggal 13, dan selama 24 hari setelah itu kita diberi kesempatan untuk mengajukan keberatan dengan menggunakan Format IV,” kata Suhartini kepada media, Selasa (01/07/2025).

Namun demikian, Suhartini menyayangkan karena hingga saat ini pihak RSUD Langsa masih menggunakan surat keberatan biasa, bukan Format IV yang telah ditetapkan dalam pedoman.

“Saya sudah meminta kepada Direktur RSUD Langsa agar menggunakan Format IV karena itu adalah format resmi. Jangan menggunakan surat biasa,” tegasnya.

Suhartini pun menyampaikan, pihaknya akan segera membawa surat keberatan resmi dalam bentuk Format IV untuk dilakukan pendampingan pada tanggal 2 dan 3 hari kerja ke depan.

“Jika disetujui oleh Kementerian Kesehatan, maka RSUD Langsa memiliki peluang untuk naik ke kelas 9 dan keluar dari status tipe C,” paparnya.

Harapan Suhartini, revisi ruang kelas ini bisa membuahkan hasil dan RSUD Langsa bisa kembali ke status semula sebagai rumah sakit tipe B.

Ia menambahkan, RSUD Langsa merupakan rumah sakit umum rujukan utama dari berbagai daerah di wilayah timur Aceh. Penurunan kelas rumah sakit dinilai dapat mempengaruhi citra dan kualitas layanan kesehatan di Kota Langsa.

“Ini merupakan kebanggaan Kota Langsa. Kita ingin predikat nilai C ini bisa berubah kembali menjadi B,” tutup Sekda.

Pemerintah Kota Langsa mengajak semua pihak untuk mendukung proses ini agar layanan kesehatan yang diberikan RSUD Langsa tetap maksimal dan menjadi rujukan utama yang berkualitas bagi masyarakat.

RSUD Langsa: Ayo Donorkan Darahmu, Selamatkan Nyawa Sesama!

Kota Langsa – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa mengajak seluruh elemen masyarakat rutin mendonorkan darah, karena dapat selamatkan nyawa sesama.

Hal itu dikatakan Direktur RSUD Langsa drg. Ridha Zulkumar, MARS, saat kegiatan donor darah rutin per tiga bulan berlangsung di halaman setempat, Jum’at (20/06/2025).

Zulkumar juga mengatakan, bahwa setiap tetes darah kita sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.

“Donor darah adalah tindakan mulia yang dapat dilakukan siapa saja, mulai dari usia 17 tahun hingga 60 tahun, dengan syarat dalam keadaan sehat,” ucapnya.

Dengan mendonorkan darah secara rutin, tidak hanya kita membantu menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi kita juga menjaga kesehatan tubuh kita sendiri.

“Donor darah juga mendidik kita menjadi pribadi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap sesama,” lanjutnya.

Direktur RSUD Langsa menjelaskan manfaat donor darah bagi pendonor: Melancarkan sirkulasi darah, Menurunkan risiko penyakit jantung, Membantu mendeteksi dini masalah kesehatan, Memberikan rasa bangga karena turut menolong sesama.

“Karena setiap saat, ada seseorang yang sangat membutuhkan transfusi darah. Maka, jadilah kita bagian dari mereka yang siap menolong!,” ajak Zulkumar.

Adapun pasien yang sangat membutuhkan transfusi darah yaitu; penderita thalasemia, gagal ginjal, pasien kecelakaan, pasien pendarahan melahirkan dan operasi lainnya serta penderita DBD.

“Alhamdulillah hari ini terkumpul 16 kantong darah dari berbagai golongan darah yaitu; A 3, B 7, O 5 dan AB 1, semoga darah yang disumbangkan dapat berguna,” paparnya.

Ayo, mulai sekarang jadwalkan diri kita donor darah anda secara rutin setiap 2-3 bulan sekali. Datang ke Unit Donor Darah PMI dan jadilah pahlawan bagi sesama, ungkap Direktur RSUD Langsa drg. Ridha Zulkumar.