

A1news.co.id|Aceh Singkil – Banjir mulai merendam beberapa desa di daerah kecamatan Singkil sejak 3 hari terakhir menurut pantauan A1 News.co.id, (1/10).




Liputan di salah satu Desa Daerah Aliran Sungai (DAS) tampak pemukiman penduduk telah terdampak sehingga menimbulkan kekhawatiran warga, seperti pentingnya meningkatkan faktor keselamatan terhadap penduduk yang rentan terutama bagi balita atau lansia maupun keseluruhan.





Kemudian juga terjadi pemadaman listrik, sehingga memaksa warga harus berkegiatan lebih extra.
Belum lagi beberapa desa pinggiran sungai lain nya , yakni desa Rantau Gedang, Teluk Rumbia, Ujung Bawang, hingga ke Kawasan Pulo Sarok yang diketahui sebelumnya terdampak cukup parah akibat banjir hidrometeorologi pada 26 November 2025.
Dari pantauan lainnya, di halaman kantor BPBD Aceh Singkil saat ini, terlihat pihak nya telah menyiagakan beberapa perahu berciri khas orange untuk reaksi evakuasi terkoordinir.
Informasi yang dirilis Pemerintah, berdasarkan prediksi curah hujan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Oktober 2026 sejumlah wilayah Aceh Singkil berpotensi mengalami curah hujan sangat tinggi, di atas 500 mm per bulan, bahkan sampai 2 bulan kedepan, katanya.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Aceh Singkil Oyon ,menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan langkah antisipasi di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Singkil, Husni, mengimbau masyarakat untuk turut mengambil langkah kesiapsiagaan sejak dini.
Masyarakat kami imbau melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dan saluran drainase agar tidak tersumbat,” harapnya.
“Selain itu, siapkan Tas Siaga Bencana yang berisi dokumen penting dan kebutuhan dasar yang mudah dibawa ketika terjadi keadaan darurat,” tambanya.
Husni juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan keamanan listrik dan aset ketika hujan lebat atau banjir terjadi, antara lain dengan mematikan aliran listrik jika kondisi tidak aman serta memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
“Masyarakat juga harus aktif memantau informasi dan peringatan dini dari BMKG serta mengikuti arahan petugas.
Apabila kondisi mengharuskan evakuasi, segera lakukan evakuasi ke tempat yang aman dan jangan menunggu situasi menjadi lebih buruk,” tegasnya.(EW)
Tidak ada komentar