MENU

Bupati Aceh Singkil Tinjau Hibah Alat Kesehatan Senilai 18 Miliar Dari Kemenkes

3 menit membaca View : 23
Admin
Berita - 17 Jul 2026

A1news.co.id|Aceh Singkil – Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, meninjau langsung bantuan hibah alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di RSUD Aceh Singkil, Rabu (16/7/2026).

 

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Asisten I Setdakab Aceh Singkil Junaidi, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (Bapak) Aceh Singkil Hendra Sunarno, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil Mursal, serta sejumlah pejabat lainnya.

 

Rombongan disambut Direktur RSUD Aceh Singkil dr. Mardiana, didampingi Plh. Kepala Tata Usaha RSUD Munawarsyah, beserta jajaran.

 

Dalam kunjungan itu, Bupati meninjau ruang Catheterization Laboratory (Cathlab) yang akan menjadi lokasi pemasangan alat kesehatan hibah dari Kementerian Kesehatan.

 

Bantuan tersebut merupakan hasil upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

Cathlab merupakan fasilitas medis berteknologi tinggi yang dilengkapi mesin angiografi (sinar-X) untuk mendukung diagnosis dan tindakan minimal invasif pada penyakit jantung serta pembuluh darah. Nilai bantuan alat Cathlab tersebut diperkirakan mencapai Rp18 miliar.

 

Saat ini, tahapan yang tersisa adalah proses pemasangan alat oleh Kementerian Kesehatan. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada awal tahun 2027.

 

Dengan hadirnya Cathlab, RSUD Aceh Singkil akan menjadi salah satu rumah sakit di Provinsi Aceh yang memiliki layanan tersebut.

 

Selama ini, layanan Cathlab hanya tersedia di sejumlah rumah sakit rujukan, seperti RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, RSUD Meuraxa, RSUD dr. Fauziah Bireuen, RSUD Tgk. Chik Ditiro Pidie, RSUD Cut Meutia Aceh Utara, dan RSUD dr. H. Yuliddin Away Aceh Selatan.

 

Selain Cathlab, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil juga tengah memperjuangkan bantuan alat CT Scan melalui Program KJSU-KIA KB Kementerian Kesehatan.

 

Sekarang, alat tersebut masih dalam proses pendistribusian ke RSUD Aceh Singkil.

 

CT Scan merupakan perangkat diagnostik yang mampu menghasilkan pencitraan tiga dimensi secara cepat dan akurat untuk membantu mendeteksi berbagai penyakit, seperti kanker, infeksi, cedera akibat kecelakaan, serta menunjang berbagai tindakan medis.

 

Nilai pengadaannya diperkirakan berkisar antara Rp15 miliar hingga Rp30 miliar, tergantung spesifikasi dan tipe alat.

 

Usai meninjau ruang Cathlab, rombongan melanjutkan peninjauan ke ruang Endoskopi yang akan difungsikan untuk pemeriksaan organ dalam menggunakan endoskop.

 

Layanan tersebut ditargetkan mulai beroperasi tahun ini karena tenaga dokter spesialis telah tersedia.

 

Bupati juga meninjau ruang persiapan layanan Hemodialisa (cuci darah) yang sedang dipersiapkan guna memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Singkil.

 

Bupati Safriadi Oyon mengatakan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui dukungan pemerintah pusat, baik dalam bentuk pembangunan fasilitas, pengadaan alat kesehatan, maupun penambahan tenaga medis.

 

“Peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas kami. Alhamdulillah, bantuan hibah dari Kementerian Kesehatan mulai direalisasikan. Untuk Cathlab, saat ini tinggal proses pemasangan.

 

Kita berharap dapat segera beroperasi sehingga masyarakat Aceh Singkil tidak perlu lagi dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan layanan jantung,” ujar Oyon.

 

Ia berharap seluruh bantuan yang telah diperjuangkan dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan akses layanan medis bagi masyarakat Aceh Singkil. (EW)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS